Berita Terbaru
BAZNAS Papua Barat Gelar Pendampingan Evaluasi Kinerja 2025, Perkuat Perencanaan dan Optimalisasi SIMBA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Evaluasi Kinerja Tahun 2025, yang juga dirangkaikan dengan pembahasan perencanaan program serta optimalisasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Baznas (SIMBA).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan staf BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya serta menghadirkan narasumber dari BAZNAS PB dan tim teknis Provinsi Papua Barat. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggl 5 – 14 November yang terbagi atas Sembilan kabupaten yang ada di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Pelaksanaan pendampingan dilakukan per kabupaten per hari, sesuai jadwal yang telah di berikan. Untuk hari ini Rabu, 5 November 2025 pendampingan dilakukan lewat zoom bersama Baznas Kabupaten Raja Ampat.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua III/IV BAZNAS Papua Barat, Sigit Darmawanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat agar lebih efektif dan transparan.
“Melalui evaluasi kinerja dan optimalisasi SIMBA, kami ingin memastikan seluruh pengelolaan zakat di Papua Barat dan Papua Barat Daya berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian kepada mustahik,” ujarnya.
Evaluasi kinerja dilakukan terhadap capaian program selama tahun berjalan, termasuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah, program pemberdayaan ekonomi umat, serta pelaporan keuangan berbasis digital.
Selain evaluasi, kegiatan ini juga menjadi wadah penyusunan rencana kerja tahun 2026, dengan fokus pada peningkatan sinergi antar-BAZNAS kabupaten/kota, serta penguatan kapasitas amil dalam penggunaan SIMBA sebagai sistem pelaporan dan monitoring nasional.
Koordinator Bidang Perencanaan dan Keuangan BAZNAS Papua Barat, Trivin Maharani, menjelaskan bahwa optimalisasi SIMBA menjadi kunci untuk memastikan keseragaman data dan efisiensi proses administrasi zakat di seluruh wilayah.
“Dengan SIMBA, seluruh aktivitas zakat dapat terpantau secara real time dan terintegrasi dengan pusat, sehingga mempermudah pelaporan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS,” jelasnya.
BERITA05/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Pelatihan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Papua Barat Hari Kedua dan Ketiga: Penguatan Kapasitas Relawan dan Simulasi Lapangan
Kegiatan Pelatihan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat memasuki hari kedua dan ketiga dengan rangkaian kegiatan yang semakin padat dan penuh semangat. Pelatihan ini diikuti oleh para relawan dari berbagai kabupaten/kota di Papua Barat dengan tujuan memperkuat kapasitas mereka dalam penanggulangan bencana berbasis kemanusiaan dan nilai-nilai zakat.
Hari Kedua: Penguatan Materi dan Simulasi Kesiapsiagaan
Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi lanjutan mengenai manajemen penanggulangan bencana, koordinasi antarinstansi, serta prosedur tanggap darurat di lapangan. Narasumber dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) RI dan BPBD Papua Barat memberikan penjelasan teknis tentang tahapan respon bencana mulai dari asesmen cepat (rapid assessment), evakuasi korban, hingga distribusi bantuan serta penyebaran informasi kejadian.
Sesi praktik lapangan juga dilakukan dengan simulasi tanggap darurat kebencanaan seperti penanganan korban luka ringan, mendirikan tenda darurat, dan pemetaan lokasi aman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan menunjukkan kerja sama tim yang solid.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap relawan BAZNAS di Papua Barat siap turun ke lapangan dengan kemampuan dan kesiapsiagaan yang memadai,” ujar pemateri BTB BAZNAS RI selaku instruktur utama kegiatan tersebut.
Hari Ketiga: Latihan Lapangan dan Evaluasi
Memasuki hari ketiga, peserta melaksanakan latihan lapangan terpadu (field exercise) di lokasi simulasi bencana. Dalam kegiatan ini, peserta dibagi menjadi beberapa tim yang menjalankan skenario bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Mereka mempraktikkan koordinasi antara tim medis, logistik, dan evakuasi, serta penggunaan alat komunikasi darurat.
Selain itu, diadakan pula sesi psikososial dan spiritual care, yang mengajarkan pentingnya memberikan dukungan moral dan spiritual kepada korban bencana sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan evaluasi oleh panitia dan narasumber. Para peserta diminta menyampaikan pengalaman serta komitmen untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di daerah masing-masing.
Pesan Penutup dan Harapan
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, yang diwakili Wakil Ketua I, Sali Pelu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia.
“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kita ingin relawan BAZNAS menjadi garda terdepan dalam setiap situasi darurat di Papua Barat,” ujarnya.
Dengan berakhirnya pelatihan hari ketiga, para peserta kini resmi menjadi bagian dari jaringan BAZNAS Tanggap Bencana Papua Barat, siap diterjunkan untuk membantu masyarakat kapan pun dan di mana pun terjadi bencana.
BERITA26/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Bazar UMKM Binaan untuk Dorong Ekonomi Umat
(BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar Bazar UMKM Binaan sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkenalkan produk-produk unggulan dari pelaku usaha mikro yang telah dibina melalui program pemberdayaan BAZNAS.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Riduanul Bahri Fasharkan AL Manokwari yang diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di manokwari. Mereka menampilkan beragam produk, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, fesyen, hingga produk pertanian dan perikanan lokal.
Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa dalam sambutannya dalam RAKORDA BAZNAS Se Papua Barat mengatakan bahwa bazar ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS untuk tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga memberdayakan mustahik agar dapat menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.
“Program bazar ini menjadi wadah bagi para pelaku UMKM binaan BAZNAS untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, dan pada akhirnya mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selain di hadiri UMKM binaan BAZNAS, kegiatan ini juga di ikuti dari Bulog, MT Masjid Riduanul Bahri, Bank Indonesia dan LAZIS Yakesma Papua Barat. Bazar dilaksanakan dengan mengusung kemandirian ekonomi umat di tengah persaingan pasar.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Papua Barat berharap masyarakat semakin mengenal potensi produk lokal serta menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi di kalangan mustahik dan masyarakat luas.
BERITA25/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
RAKORDA BAZNAS Se-Papua Barat Dihadiri Kepala Wilayah, Bahas Penguatan Program dan Sinergi Zakat
BAZNAS Provinsi Papua Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Se-Papua Barat pada 25 Oktober 2025 di tempat kegiatan, Sekretariat BAZNAS Papua Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Wilayah BAZNAS Kolonel. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani yang turut memberikan materi pembinaan dan arah kebijakan strategis pengelolaan zakat di wilayah Papua Barat terkait penguatan kelembagaan, SDM, infrastruktur dan teknologi serta jaringan.
Dalam sambutannya, Kepala Wilayah BAZNAS menyampaikan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota guna memastikan pengelolaan zakat berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi mustahik.
“BAZNAS tidak hanya menjadi lembaga pengumpul dana zakat, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan dan memberdayakan masyarakat. Melalui RAKORDA ini, kita samakan langkah, visi, dan strategi agar program zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh umat,” ujar Kepala Wilayah BAZNAS dalam arahannya.
RAKORDA kali ini juga membahas sejumlah agenda penting, di antaranya:
§ Evaluasi pelaksanaan program kerja BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat tahun berjalan;
§ Penyusunan rencana strategis (Renstra) tahun mendatang;
§ Penguatan sistem pelaporan dan digitalisasi layanan zakat
§ Strategi peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Papua Barat.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, H. Ali Mustofa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota serta dukungan penuh dari BAZNAS Pusat dan Kantor Wilayah. Kegiatan ini dilakukan melalui daring dan offline.
“RAKORDA ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan program zakat kita selaras dengan kebutuhan masyarakat lokal. Dengan sinergi yang kuat, insya Allah zakat di Papua Barat bisa menjadi pendorong kesejahteraan umat,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan program zakat berbasis pemberdayaan ekonomi umat serta foto bersama seluruh peserta RAKORDA.
BERITA25/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Gelar RAKORDA BAZNAS Se-Papua Barat, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat di Tanah Papua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Se-Papua Barat Tahun 2025 di Manokwari. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat, serta perwakilan pemerintah daerah dan mitra lembaga keagamaan.
RAKORDA yang mengusung tema “Zakat Berdaya, Papua Barat Sejahtera dari Asta Cita Menuju Masyarakat Mandiri” ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Papua Barat.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, H. Ali Mustofa dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antar-BAZNAS dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat di era digital.
“RAKORDA ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan transparansi, dan mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Papua Barat demi kesejahteraan masyarakat,” ujar beliau.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Plt. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Papua Barat, Sani Irianti Werimon, S.Sos, MEcDEV yang membuka kegiatan secara resmi menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
“Zakat merupakan instrumen penting dalam pembangunan sosial. Pemerintah daerah siap bersinergi dengan BAZNAS dalam menyalurkan zakat yang tepat sasaran,” ungkapnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung hari ini 25 Oktober 2025, peserta RAKORDA membahas berbagai agenda strategis, antara lain:
Evaluasi program kerja BAZNAS se-Papua Barat tahun 2025;
Penyusunan rencana kerja tahun 2026;
Penguatan sistem pelaporan dan digitalisasi zakat;
Pembahasan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial keagamaan.
RAKORDA juga menghasilkan delapan rekomendasi dan langkah strategis penguatan Baznas daerah untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat di Papua Barat, termasuk dorongan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi pemerintahan dan swasta.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antar BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat untuk memperkuat kolaborasi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat.
Dengan terlaksananya RAKORDA ini, diharapkan BAZNAS di seluruh Papua Barat semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA25/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Pelatihan “BAZNAS Tanggap Bencana” Sebagai Upaya Kesiapsiagaan serta Pembentukan Komunitas BTB.
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan tanggap terhadap bencana di wilayah Papua Barat, BAZNAS Papua Barat melaksanakan pelatihan “BAZNAS Tanggap Bencana” bagi relawan BAZNAS setempat selama tiga hari mulai Jum’at – Minggu 24 – 26 Oktober 2025 di Gedung Serba Guna Masjid Riduanul Bahri Fasharkan AL Manokwari.
Kegiatan ini dihadiri oleh 46 peserta yang terdiri dari perwakilan masyarakat kampung/kelurahan, unsur pemuda, mahasiswa, serta pengurus unit pengumpul zakat (UPZ) dan mitra BAZNAS. Pelatihan menghadirkan narasumber dari BAZNAS pusat dan instansi kebencanaan daerah, dengan materi mencakup kajian risiko bencana, peta ancaman dan evakuasi, manajemen posko darurat, pertolongan pertama, dan simulasi tanggap darurat.
Sesuai amanah utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terkait BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) adalah mengelola dana zakat secara profesional dan akuntabel untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.
Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa wilayah Papua Barat termasuk daerah rentan bencana alam seperti gempa, tanah longsor, maupun banjir sehingga perlu ada peningkatan kapasitas masyarakat dan relawan agar lebih siap ketika situasi darurat terjadi.
“Pelatihan ini menjadi langkah penting untuk menjadikan komunitas kita bukan hanya sebagai penerima bantuan ketika bencana melanda, tetapi juga sebagai bagian dari solusi yang cepat dan sigap, akan tetapi juga sebagai forum silaturahmi antar daerah” ujarnya.
Pelatihan akan ditutup dengan simulasi lapangan yang melibatkan skenario evakuasi mandiri dan manajemen posko darurat. Dengan bekal ini, BAZNAS Papua Barat berharap terbentuk Satgas BTB BAZNAS Papua Barat yang tangguh dan siap dikerahkan bersama instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Satgas kebencanaan, dan komunitas lokal. Sehingga tujuan utama dibentuknya BTB adalah untuk mengurangi risiko kemiskinan akibat bencana melalui edukasi, penanganan korban, dan penumbuhan jiwa kerelawanan.
Dengan langkah ini, BAZNAS Papua Barat menegaskan komitmennya bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun ketahanan sosial dan kesiapsiagaan bencana.
BERITA24/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Salurkan Bantuan Program “Papua Barat Cerdas” BAZNAS Teluk Bintuni hadiri Hari Santri Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Teluk Bintuni turut ambil bagian dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, yang diselenggarakan dengan meriah di halaman Lapangan Mushola An-Nahdloh SP 1, Distrik Manimeri Teluk Bintuni. Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Jihad Santri Jayakan Negeri”, sekaligus menjadi momentum penguatan peran santri dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.
Peringatan Hari Santri tahun 2025 di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, yang dalam amanatnya menegaskan pentingnya santri untuk melek digital dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Di era modern seperti sekarang, santri tidak boleh berhenti hanya pada kemampuan membaca kitab kuning. Mereka juga harus cerdas secara digital, kreatif dalam berpikir, dan tangguh menghadapi arus globalisasi,” ujar Wabup Lingara.
Sementara itu pengurus BAZNAS Teluk Bintuni menyerahkan bantuan pendidikan melalui program unggulan mereka, “Papua Barat Cerdas”, yang ditujukan untuk para santri dan pelajar dari keluarga tidak mampu’
Pengurus BAZNAS Teluk Bintuni, “Kami hadir untuk mendukung perjuangan para santri. Melalui program Papua Barat Cerdas, kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak bangsa, terutama di Bintuni, yang tertinggal dalam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.”
Bantuan yang diserahkan berupa bes siswa program BAZNAS Papua Barat Cerdas, yang disalurkan kepada beberapa santri. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di hadapan para santri, tokoh agama, pejabat pemerintah daerah, dan masyarakat yang turut hadir.
Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan. “Program ini sejalan dengan semangat Hari Santri, di mana santri tidak hanya menjadi penjaga moral dan nilai-nilai agama, tetapi juga aktor penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS Teluk Bintuni melalui program Papua Barat Cerdas, diharapkan semangat belajar para santri akan semakin tumbuh dan mampu menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan cinta Tanah Air.
BERITA22/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Kabupaten Manokwari Selatan Hadiri Peringatan Hari Santri 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Manokwari Selatan turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di halaman Balai Kampung Margomulyo Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa 22 Oktober 2025.
Peringatan yang mengusung tema "Jihad Santri Jayakan Negeri" ini dihadiri oleh Ketua PCNU Manokwari Selatan, KUA Oransbari, tokoh agama berbagai elemen masyarakat, Anggota DPRD Mansel termasuk para santri dari pondok pesantren, tokoh agama. BAZNAS Manokwari Selatan hadir sebagai bentuk dukungan terhadap peran penting santri dalam pembangunan moral dan spiritual bangsa.
Ketua BAZNAS Manokwari Selatan, M. Gunawan menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus bersinergi dengan umat dan lembaga keagamaan, khususnya dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berjiwa kebangsaan.
"Santri memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa. BAZNAS hadir untuk memberi dukungan nyata, baik melalui program pembinaan, bantuan pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren," ujar Gunawan.
Selain menghadiri upacara, BAZNAS Mansel juga memanfaatkan momentum Hari Santri ini untuk memperkenalkan program-program unggulan salah satunya dengan memberikan bea siswa bagi santri pada keluarga santri yang kurang mampu melalui Program Baznas “Papua Barat Cerdas”.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penampilan kreasi santri, yang semakin mengukuhkan bahwa santri bukan hanya penjaga moral agama, tetapi juga agen perubahan sosial di tengah masyarakat.
BAZNAS Manokwari Selatan berharap semangat Hari Santri ini menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah yang religius, mandiri, dan sejahtera.
BERITA22/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Baznas Teluk Wondama Salurkan Beasiswa “Papua Barat Cerdas”
[BAZNAS] Kabupaten Teluk Wondama menyalurkan beasiswa melalui program “Papua Barat Cerdas” kepada delapan santri dari Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di wilayah Kabupaten Teluk Wondama.
Penyerahan beasiswa dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 di halaman Sekolah Yapis Wasior yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Teluk Wondama, pengurus Baznas, tokoh agama, dan perwakilan keluarga penerima beasiswa. Program ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua, khususnya dalam bidang pendidikan agama tingkat dasar.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Teluk Wondama, Haerun menyampaikan bahwa “Papua Barat Cerdas” bukan hanya program pendidikan formal, melainkan juga mencakup pendidikan keagamaan dan pembinaan santri-santri TPQ. Ia menegaskan bahwa beasiswa tersebut ditujukan bagi santri yang kurang mampu namun memiliki semangat dan komitmen belajar yang tinggi di TPQ masing?masing.
Salah satu santri TPQ penerima beasiswa, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya: “Saya berterima kasih kepada Baznas atas dukungannya. Dengan beasiswa ini, saya bisa lebih fokus belajar Al Qur’an dan ikut kegiatan TPQ secara rutin.”
Baznas Teluk Wondama menegaskan bahwa penyaluran dana zakat, infak dan sedekah untuk pendidikan seperti ini sangat sejalan dengan visi Kabupaten Teluk Wondama yang menitik beratkan pada pengembangan SDM “Cerdas, Sehat, Produktif dan Bermartabat”. Sebelumnya, penguatan pendidikan di Teluk Wondama memang diprioritaskan sebagai bagian dari visi pembangunan lima tahunnya.
Program beasiswa “Papua Barat Cerdas” sendiri telah mendapatkan perhatian nasional sebagai salah satu skema yang didukung oleh Baznas untuk mencetak SDM yang unggul di Papua.
Dengan disalurkannya beasiswa kepada delapan santri TPQ ini, Baznas Teluk Wondama berharap agar para penerima dapat menjadi duta kebaikan di lingkungannya baik dalam memajukan pendidikan agama maupun memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Baznas juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program zakat/infak sedekah agar manfaatnya dapat semakin
BERITA22/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Itjen Kemenag RI Telah Lakukan Audit Pengawasan Syariah di BAZNAS Papua Barat
Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan audit pengawasan syariah terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat. Kegiatan audit ini merupakan bagian dari agenda pengawasan rutin yang bertujuan untuk memastikan tata kelola zakat, infak, dan sedekah di daerah berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tim audit Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia telah berada di Manokwari sejak 6 Oktober 2025 untuk melakukan pemeriksaan dokumen, observasi lapangan, dan wawancara dengan para pemangku kepentingan di lingkungan BAZNAS Papua Barat.
Inspektur Wilayah IV Kementerian Agama Republik Indonesia, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa audit pengawasan syariah ini penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga zakat sebagai bagian dari sistem keuangan syariah nasional.
"Pengawasan syariah ini bertujuan untuk memastikan dana zakat yang terkumpul dari masyarakat dikelola dan disalurkan secara terpercaya, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. BAZNAS sebagai lembaga resmi negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik," ujar Ahmad Nida.
Beberapa aspek yang menjadi fokus audit antara lain: 1. Kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam pengumpulan dan penyaluran zakat. 2. Kesesuaian pelaporan keuangan dan dokumentasi kegiatan. 3. Keterlibatan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam proses pengambilan keputusan. 4. Efektivitas program pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan mustahik.
Ketua BAZNAS Papua Barat, pada kesempatan yang sama, menyambut baik pelaksanaan audit dan menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kinerja kelembagaan.
"Kami menyambut baik kehadiran tim auditor dari Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Kami sangat membutuhkan masukan dan rekomendasi dari audit ini untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan kami kepada rakyat," katanya.
BAZNAS Papua Barat juga menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti setiap temuan dan rekomendasi yang diberikan, serta memperkuat sinergi dengan BAZNAS RI dan Kementerian Agama.
Audit ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat lembaga zakat yang profesional, transparan, dan patuh syariah. Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan akan terus melakukan audit serupa di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.
BERITA10/10/2025 | markompapuabarat
Auditor Syariah Itjen Kemenag RI Lakukan Kunjungan ke BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Provinsi Papua Barat menerima kunjungan kerja dari Auditor Syariah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, pada Senin, 6 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan audit syariah serta monitoring dan evaluasi terhadap tata kelola zakat yang sesuai dengan prinsip syariah di wilayah Papua Barat.
Kedatangan tim auditor disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa beserta jajaran pimpinan dan staf. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen BAZNAS Papua Barat untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan syariah dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
"Kami sangat terbuka dan menyambut baik kedatangan Auditor Syariah dari Kementerian Agama. Ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki sistem pengelolaan zakat yang telah kami jalankan," ujar Ali Mustofa
Sementara itu, perwakilan Auditor Syariah Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Ahmad Nida menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pengawasan rutin guna memastikan setiap lembaga pengelola zakat di Indonesia menjalankan fungsinya sesuai ketentuan syariah dan regulasi nasional.
"Pengawasan ini bukan semata-mata untuk menemukan kesalahan, tetapi sebagai bentuk pendampingan agar pengelolaan zakat di daerah berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi mustahik," jelasnya.
Selain melakukan audit dokumen dan sistem pelaporan, tim juga berdialog dengan pimpinan BAZNAS Papua Barat terkait tantangan yang dihadapi, potensi penghimpunan zakat, serta inovasi dalam pendistribusian zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS daerah dan Kementerian Agama dalam upaya penguatan tata kelola zakat nasional yang profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.
BERITA06/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Sosialisasi ZIS di Majelis Taklim Nurul Fatah Manorian, Manokwari
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Majelis Taklim Nurul Fatah Manorian pada minggu 5 Oktober 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu majelis taklim, mengenai pentingnya ZIS sebagai bagian dari kewajiban umat Islam sekaligus solusi pemberdayaan ekonomi umat. Sosialisasi dibawakan oleh Wakil Ketua I, Sali Pelu BAZNAS Papua Barat bersama tim Pengumpulan ZIS.
Apa itu zakat? Karena zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga berperan besar dalam pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan. "BAZNAS hadir untuk memastikan zakat yang ditunaikan oleh umat yang dapat dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para ibu majelis taklim, untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," jelas Sali Pelu.
Acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab seputar hukum dan tata cara penyaluran zakat, serta pembagian kotak infak bagi ibu-ibu yang ingin berinfak dan bersedekah dan program-program unggulan BAZNAS Papua Barat.
BAZNAS Papua Barat berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi ZIS ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas Majelis Taklim, sekolah, instansi pemerintah sebagai bagian dari upaya literasi zakat dan mendorong partisipasi aktif umat dalam pengelolaan dana ZIS yang amanah dan produktif yang didasarkan atas 3A [Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI]
BERITA05/10/2025 | markompapuabarat
BAZNAS Provinsi Papua Barat Gelar Pra Rakorda Secara Virtual Melalui Zoom
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah [Pra Rakorda] secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, pada hari Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Rakorda BAZNAS se-Papua Barat yang direncanakan akan digelar dalam waktu dekat.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT ini diikuti oleh pimpinan dan staf BAZNAS Provinsi Papua Barat, serta perwakilan dari BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, H. Ali Mustofa yang membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Papua Barat menyampaikan bahwa Pra Rakorda ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, menyusun agenda strategis, serta membahas berbagai isu penting yang akan dibawa ke Rakorda mendatang.
“Pra Rakorda ini penting agar pelaksanaan Rakorda nantinya lebih efektif dan terarah. Kita ingin memastikan bahwa seluruh BAZNAS kabupaten/kota berada dalam satu visi untuk penguatan tata kelola zakat di Papua Barat,” ujar Ali Mustofa.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan ini antara lain hasil pertemuan Rakornas Jakarta 2025 [9 Resolusi Hasil Rakornas BAZNAS], evaluasi program kerja tahun berjalan, sinkronisasi rencana kerja tahun 2026, serta penguatan koordinasi dan sinergi antar BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyambut baik inisiatif pelaksanaan Pra Rakorda secara virtual, sebagai bentuk adaptasi terhadap tantangan geografis dan efisiensi waktu.
BAZNAS Provinsi Papua Barat berharap hasil dari Pra Rakorda ini dapat memperkuat peran lembaga zakat dalam mendukung program pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan di wilayah Papua Barat.
BERITA02/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Sosialisasi Zakat Melalui Penggunaan QRIS “Kemudahan Berzakat di Genggaman Tangan”
BAZNAS Provinsi Papua Barat resmi mengimplementasikan sistem pembayaran zakat berbasis digital menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), sebagai bagian dari upaya transformasi layanan zakat menuju era digital.
Langkah ini sejalan dengan program nasional BAZNAS RI dan arahan Bank Indonesia dalam memperluas penggunaan sistem pembayaran digital yang mudah, cepat, aman, dan inklusif, termasuk untuk aktivitas keagamaan seperti zakat, infak, dan sedekah.
Wakil Ketua I BAZNAS Papua Barat, Sali Pelu mengatakan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.
“Dengan hadirnya QRIS, tidak perlu lagi datang langsung ke kantor BAZNAS. Cukup dengan smartphone, zakat bisa ditunaikan kapan saja dan di mana saja. Ini adalah bentuk inovasi layanan umat,” ujar Muh. Abdul Khobir Kepala Perwakilan Keuangan Papua Barat saat mensosialisasikan penggunaan QRIS Zakat di Kantor Keuangan Papua Barat, Manokwari.
Selain kemudahan, sistem QRIS juga mendukung prinsip akuntabilitas dan transparansi. Setiap transaksi tercatat secara otomatis dan dapat dipantau dalam laporan keuangan BAZNAS. Muzakki juga akan menerima bukti pembayaran secara digital, sehingga proses lebih terpercaya.
“Kami ingin membangun kepercayaan publik melalui sistem yang akuntabel. Dana yang dihimpun akan disalurkan tepat sasaran kepada mustahik di wilayah kerja BAZNAS Papua Barat,” ungkap Sali Pelu.
BAZNAS Papua Barat mengajak seluruh masyarakat Muslim di wilayah Papua Barat untuk memanfaatkan fasilitas QRIS sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Kode QRIS BAZNAS Papua Barat kini telah tersedia di media sosial resmi, situs web, kantor pemerintahan, dan tempat layanan publik lainnya.
BERITA29/09/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat, Serahkan Rumah Layak Huni kepada 10 Mustahik yang kurang Mampu
Pada hari ini, Sabtu 27 September 2025 BAZNAS Papua Barat melakukan serah terima rumah layak huni kepada sepuluh mustahik yang kurang mampu di Wilayah Warpramasi Kabupaten Manokwari.
Acara serah terima tersebut berlangsung di tujuh lokasi pembangunan rumah yang berbeda, turut dihadiri oleh Pengurus BAZNAS Provinsi Papua Barat, perwakilan Kementerian PUPR BP2P Papua Barat, Kanwil Kementerian Keuangan Papua Barat dan pendamping program. Program RLHB BAZNAS yang dibangun melalui dana zakat yang merupakan bagian dari program BAZNAS yang bertujuan untuk membantu masyarakat prasejahtera guna mendapatkan tempat tinggal yang layak huni, sehat, dan aman.
Wakil Ketua II BAZNAS Papua Barat, Lilik Fajar Setyawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan rumah ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS.
“Kami berharap rumah ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada para muzaki dan mustahik,” ujar Lilik Fajar.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Partini yang diwakili anaknya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan rumah tersebut. Sebelumnya, ia dan keluarganya tinggal di rumah yang tidak layak huni dengan kondisi yang memprihatinkan.
“Puji Syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Papua Barat dan para muzaki serta semua pihak yang telah membantu kami. Rumah ini menjadi anugerah besar bagi keluarga kami,” ucapnya dengan haru.
Program Rumah Layak Huni BAZNAS ini akan terus dilanjutkan oleh BAZNAS Papua Barat ke berbagai kabupaten/kota lainnya, seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Dengan program ini, BAZNAS Papua Barat berharap bisa berperan aktif dalam menekan angka kemiskinan dan menciptakan keadilan sosial di tengah masyarakat Papua Barat. Hal ini juga membantu terselenggaranya visi misi dari Program Pemerintah Daerah Papua Barat dan Kabupaten Manokwari.
BERITA27/09/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Provinsi Papua Barat : Lanjutan Pelatihan Mekanik Bengkel Program Z-Auto
Lanjutan Pelatihan Mekanik Bengkel Z-Auto yang dilaksanakan di Bengkel SMK Negeri 2 Manokwari merupakan tahap praktik yang sebelumnya dilakukan launcing sekaligus pembukaan yang di buka oleh Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, Kamis 18 September 2025 lalu.
program Z-Auto Papua Barat kini memasuki tahap lanjutan. Program ini merupakan inisiatif kerja sama antara Instruktur dari SMK Negeri 2 Manokwari dengan tujuan meningkatkan kapasitas mekanik lokal dalam menghadapi perkembangan industri otomotif modern. walau hal ini bukan masuk pada dasar akan tetapi pada tahap mematangkan skill peserta.
Pelatihan lanjutan ini diikuti oleh 3 peserta terpilih dan memasuki tahap praktik langsung mengenai diagnostik kendaraan berbasis komputer, sistem injeksi modern, serta safety standard dalam perbaikan kendaraan.
“Tahap lanjutan ini tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan manajerial dan pelayanan pelanggan yang menjadi standar industri saat ini,” ujar Lilik Fajar Setiawan, Koordinator Program Z-Auto Papua Barat.
''Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari bertempat di Bsngkel Kerja SMK Negeri 2 Manokwari dengan dukungan penuh dari teknisi dan instruktur dari SMK Negeri 2. Fasilitas praktik ditingkatkan dengan alat-alat terbaru yang digunakan di industri otomotif'', ujar Lilik Setyawan.
Salah satu peserta, Vijay, mengaku senang mengikuti pelatihan ini. “Kami belajar langsung menggunakan scanner ECU, menganalisis kerusakan sistem kelistrikan, dan memperbaiki kendaraan dengan teknologi terbaru. Ini pengalaman berhargai sehingga akan di terapkan di bengkel ,” ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi model pengembangan SDM teknis di wilayah timur Indonesia, sekaligus mendorong tumbuhnya bengkel-bengkel mandiri berbasis keterampilan lokal. hal ini juga perlu adanya dukungan baik dari pemerintah, BAZNAS maupun swasta agar bertumbuh kembang bengkel-bengkel yang dapat meningkatkan perekonomian mustahik yang nantinya diharapkan menjadi muzaki.
BERITA20/09/2025 | Markom Baznas Papua Barat
Pelatihan Mekanik Z-Auto BAZNAS Papua Barat tahun 2025
Baznas Papua Barat gelar Launhing dan Pelatihan Mekanik Z-Auto yang dilakukan di Sekretariatan BAZNAS Provinsi Papua Barat. Pelatihan Mekanisk Z-Auto bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mustahik di bidang otomotif. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Baznas Papua Barat untuk memberdayakan mustahik dalam meningkatkan kemandirian ekonomi melalui penguasaan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Acara yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 18 dan 20 September 2025, diadakan di SMK Negeri 2 Manokwari dan diikuti oleh 3 peserta yang telah memenuhi kriteria untuk mendapatkan modal usaha.
Pelatihan ini berfokus pada pengenalan teknologi Z-Auto, sebuah teknologi otomotif yang memungkinkan pemeliharaan dan perawatan kendaraan bermotor dengan lebih efisien dan ramah lingkungan. Para peserta dilatih mengenai berbagai aspek teknis kendaraan, mulai dari mesin, sistem kelistrikan, hingga cara perawatan kendaraan Z-Auto yang memanfaatkan teknologi terbaru untuk efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi.
"Pelatihan ini sangat penting karena selain memberikan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan, teknologi Z-Auto ini juga dapat membantu mengurangi biaya operasional kendaraan dan dampak lingkungan yang disebabkan oleh polusi kendaraan," ujar Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan.
Selain memberikan pelatihan teknis, Baznas juga memberikan bantuan berupa peralatan kerja kepada peserta. Dengan adanya keterampilan di bidang mekanik otomotif, diharapkan para peserta dapat membuka usaha bengkel kecil atau bergabung dengan industri otomotif yang berkembang pesat di Papua Barat.
Pelatihan ini bukan hanya sebuah kesempatan untuk memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga untuk membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya mengembangkan ekonomi berbasis keterampilan. Dengan harapan besar bahwa kegiatan ini akan mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf hidup mustahik di wilayah Papua Barat.
Melalui langkah-langkah nyata seperti pelatihan ini, Baznas Papua Barat berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program-program pemberdayaan yang relevan dan tepat sasaran.
BERITA18/09/2025 | markompapuabarat
MAJELIS TAKLIM AN NUR GELAR PENGUMPULAN KOTAK INFAQ SEDEKAH
Majelis Taklim An Nur Wosi Dalam Manokwari kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial melalui kegiatan pengumpulan kotak infaq dan sedekah dari para majelis taklim sendiri. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum pengajian rutin yang diadakan setiap bulan sekali di Masjid An Nur, Wosi Manokwari.
Kotak infaq yang selama ini disebar di beberapa rumah jamaah khusus majelis taklim, dikumpulkan kembali untuk dihitung dan dicatat sebagai bentuk transparansi serta pertanggungjawaban bersama. Hasil infaq sedekah akan dibuatkan bukti setoran bagi ibu-ibu yang mengumpulkan kotak tersebut.
Pengumpulan kotak infaq ini tidak hanya di kumpulkan akan tetapi akan dilakukan doa bersama sebagaimana amil menerima infaq sedekah agar keberkahan senantiasa mengiringi setiap rezeki yang telah disedekahkan. BAZNAS Papua Barat berharap kegiatan pengumpulan infaq sedekah ini dapat terus digalakkan dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat khususnya di wilayah majelis taklim Masjid An Nur.
kami dari BAZNAS Papua Barat juga berharap para jamaah yang ada di wilayah Masjid An Nur dan muzaki yang ingin ikut berpartisipasi bisa menyalurkan infak dan sedekahnya melalui kotak infaq keliling atau secara langsung ke BAZNAS Provinsi Papua Barat, jalan Trikora Wosi Manokwari Ruko Haji Bauw.
BERITA17/09/2025 | MAJELIS TAKLIM AN NUR GELAR PENGUMPULAN KOTAK INFAQ SEDEKAH
Program Papua Barat Makmur: BAZNAS Papua Barat Beri Bantuan Modal Usaha
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat kembali meluncurkan program bantuan modal usaha kepada para pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah kerja BAZNAS Papua Barat. Program yang bertajuk Papua Barat Makmur ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan usaha. Dalam peluncuran program tersebut, BAZNAS Papua Barat memberikan bantuan modal usaha kepada Keluarga Ahmad Baktiar pelaku usaha kios di Wosi Dalam Manokwari Papua Barat.
Program Papua Barat Makmur merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan mustahik. "Kami berharap dengan adanya bantuan modal ini, para pelaku usaha bisa mengembangkan usahanya, serta memperkuat perekonomian keluarga. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendorong kemajuan ekonomi di Papua Barat,"ujar Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Lilik Fajar Setyawan.
Bantuan yang diberikan difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Salah satu penerima bantuan, Keluarga Bapak Ahmad Baktiar, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan BAZNAS. "Saya sangat bersyukur bisa mendapat bantuan modal usaha ini. Ini akan sangat membantu dalam mengembangkan usaha saya dan serta mengubah ekonomi keluarga," ungkapnya.
Selain bantuan modal, BAZNAS juga melakukan pendampingan untuk memastikan bahwa para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan tidak hanya sekedar membantu secara finansial, namun juga memberikan pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk keberlanjutan usaha mereka.
Dengan adanya bantuan tersebut, BAZNAS Papua Barat berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi mustahik di wilayah kerjanya.
BERITA16/09/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
75 Pelaku UMKM BAZNAS Papua Barat Ikuti Kurasi Produksi Tahun 2025
Sebanyak 75 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Papua Barat mengikuti program kurasi produksi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM di pasar lokal maupun nasional.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan berbagai sesi pelatihan dan konsultasi, serta evaluasi produk secara langsung. Pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk mereka, yang kemudian akan dievaluasi oleh para ahli dan praktisi di bidang industri kreatif dan produksi.
"Program kurasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Papua Barat dalam membantu meningkatkan kualitas produk UMKM agar lebih kompetitif, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah," ujar Wakil Ketua II BAZNAS Papua Barat, Lilik Fajar Setyawan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat yang diwakili Sekretaris Daerah Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, M.TP. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam membina UMKM. Ia juga menekankan bahwa penguatan sektor UMKM merupakan kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Para peserta yang terlibat dalam kurasi produk ini berasal dari sektor usaha makanan dan minuman olahan khas papua, hingga produk lainnya sehingga menghasilkan produk lokal. Selain mendapatkan umpan balik terkait kualitas produk, mereka juga diberi wawasan tentang pentingnya kemasan yang menarik dan cara memasarkan produk secara efektif.
BAZNAS Papua Barat berharap melalui program ini, para pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola usaha mereka secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Program ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerjasama antar UMKM serta meningkatkan pemasaran produk, baik di tingkat lokal maupun regional. BAZNAS Papua Barat berencana untuk melanjutkan dan memperluas program kurasi produksi ini di tahun-tahun mendatang, dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat Papua Barat.
BERITA20/08/2025 | markompapuabarat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Papua Barat.
Lihat Daftar Rekening →