Berita Terbaru
BAZNAS Papua Barat Giat Lanjutkan Pendampingan Penyusunan RKAT 2026 Bersama BAZNAS Kabupaten Sorong
BAZNAS Provinsi Papua Barat kembali melaksanakan kegiatan pendampingan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 bagi BAZNAS Kabupaten Sorong. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan kelembagaan dan tata kelola zakat di tingkat daerah, yang digelar di melalui daring.
Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan seluruh BAZNAS kabupaten/kota di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya memiliki perencanaan program yang terarah, terukur, dan selaras dengan visi besar BAZNAS RI, yakni mewujudkan lembaga zakat yang terpercaya dan berdaya guna bagi umat.
“RKAT bukan hanya dokumen administratif, tetapi merupakan peta jalan yang menentukan arah kinerja lembaga kita. Dengan RKAT yang baik, insya Allah seluruh program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi mustahik,” ujar PIC Pendamping Trivin Maharani.
Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Sorong. Tim pendamping dari BAZNAS Papua Barat memberikan asistensi langsung dalam penyusunan rencana program unggulan, proyeksi anggaran, serta penyelarasan dengan Core Program BAZNAS 2026 yang meliputi bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan kemanusiaan.
Selain pembahasan teknis RKAT, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan program kerja tahun 2025 serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk peningkatan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Sorong.
Dengan tersusunnya RKAT 2026 yang baik, diharapkan BAZNAS Kabupaten Sorong dapat lebih efektif dalam menjalankan program pemberdayaan umat serta memperkuat sinergi antar-BAZNAS di wilayah Papua Barat.
BERITA10/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Serahkan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada Tujuh Penerima Manfaat
BAZNAS Provinsi Papua Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Dalam kegiatan penyerahan yang digelar di 5 Kampung wilayah Warpramasi Kabupaten Manokwari. [Wasai, SP.3, SP.6, SP.7, dan SP.11]. BAZNAS Papua Barat secara resmi menyerahkan bantuan RLHB kepada tujuh penerima manfaat.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Papua Barat, Lilik Fajar Setiawan, menyampaikan bahwa program RLHB merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak.
“Melalui program RLHB ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa zakat yang ditunaikan oleh para muzaki dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan mustahik, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti rumah yang layak dan sehat,” ujar Lilik Fajar
Tujuh penerima manfaat program RLHB tahun ini sebelumnya telah melalui proses verifikasi dan asesmen oleh tim BAZNAS Papua Barat untuk memastikan kelayakan penerimaan bantuan. Maka pada hari ini sabtu 8 November 2025 ke tujuh penerima manfaat telah memiliki rumah layak huni.
“Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Papua Barat yang terus berinovasi melalui program-program pemberdayaan seperti RLHB. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan martabat bagi masyarakat penerima,” ujar salah satu penerima manfaat.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Tumiah, tak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Papua Barat atas bantuan rumah layak huni yang diterimanya.
“Terima kasih kepada BAZNAS Papua Barat yang telah membantu kami memiliki rumah yang lebih layak. Ini menjadi berkah besar bagi keluarga kami,” tuturnya.
Program RLHB menjadi salah satu program unggulan BAZNAS Papua Barat yang bertujuan untuk membantu masyarakat miskin dan kurang mampu mendapatkan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman. BAZNAS Papua Barat berkomitmen untuk terus memperluas manfaat program ini di masa mendatang melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, lembaga sosial, maupun para muzaki.
BERITA08/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Ibu Tuminah, Penerima Manfaat Program RLHB BAZNAS: Rumah Baru, Harapan Baru
Senyum bahagia terpancar dari wajah Ibu Tumiah, salah satu penerima manfaat Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang tidak layak huni, kini Ibu Tuminah akhirnya dapat menempati rumah baru yang lebih nyaman dan aman.
Program RLHB merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Papua Barat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak bagi keluarga kurang mampu. Program ini menyasar masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau dan memiliki tingkat kemiskinan tinggi.
Dalam penyerahan kunci rumah, Ketua Tim RLHB BAZNAS Provinsi Papua Barat menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS.
“Kami berharap rumah ini dapat menjadi tempat yang membawa keberkahan dan kenyamanan bagi Ibu Tumiah sekeluarga. Inilah bukti nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Tuminah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS dan para muzaki (pemberi zakat) yang telah membantu mewujudkan impian memiliki rumah layak.
“Saya sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada BAZNAS Papua Barat. Dulu rumah saya bocor dan dindingnya sudah rapuh. Sekarang, alhamdulillah, saya bisa tinggal di rumah yang lebih baik,” tutur Ibu Tumiah haru.
Dengan adanya program RLHB ini, BAZNAS Papua Barat terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat zakat yang nyata bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan kualitas hidup mustahik di wilayah Papua Barat.
BERITA08/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Serahkan Bantuan Program “Papua Barat Cerdas” untuk Pembayaran Tunggakan SPP di Sejumlah Sekolah
BAZNAS Provinsi Papua Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Tanah Papua. Melalui program “Papua Barat Cerdas”, BAZNAS Papua Barat menyalurkan bantuan berupa pembayaran tunggakan SPP bagi sejumlah siswa di beberapa sekolah di wilayah Papua Barat.
Penyerahan bantuan ini dilaksanakan secara simbolis di SD Yapis 01, SMP Negeri 4 Arfai oleh Tim Survey Pendistribusian dan Pendayagunaan kepada Kepala Sekolah SD Yapis 01 Reremi, dan Bendahara SMP Negeri 4 Arfai.
Tim Survey BAZNAS Papua Barat, Nur Asidiq, menyampaikan bahwa program Papua Barat Cerdas merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah, khususnya bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Kami memahami banyak orang tua yang kesulitan melunasi biaya sekolah anak-anak mereka. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS, kami ingin memastikan tidak ada anak Papua Barat yang putus sekolah hanya karena kendala biaya,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup pelunasan tunggakan SPP di beberapa sekolah, baik tingkat SD, SMP, maupun SMA/SMK. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memotivasi para siswa untuk terus semangat menuntut ilmu.
Perwakilan sekolah SD Yapis 01 Reremi dan SMP Negeri 4 Arfai turut memberikan apresiasi atas langkah BAZNAS yang secara konsisten mendukung sektor pendidikan di daerah.
“Sinergi antara lembaga pemerintah dan lembaga zakat seperti BAZNAS sangat penting dalam memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak bangsa,” ujar perwakilan Sekolah SD Yapis 01 Reremi.
Salah satu orang tua penerima manfaat juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Papua Barat.
Melalui program Papua Barat Cerdas, BAZNAS Papua Barat berharap dapat terus memperluas jangkauan bantuan pendidikan — tidak hanya untuk pembayaran SPP, tetapi juga dalam bentuk beasiswa, perlengkapan sekolah, dan dukungan pendidikan lainnya.
BERITA07/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Pendampingan Renstra, RKAT 2026, Simba Bersama BAZNAS Teluk Bintuni
BAZNAS Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Pendampingan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 bersama BAZNAS Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan merupakan lanjutan pendampingan hari ke tiga melalui zoom.
Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memastikan penyusunan Renstra, RKAT dan pengelolaan Simba di tingkat kabupaten/kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya berjalan sesuai dengan pedoman nasional dan prinsip akuntabilitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Wakil Ketua III/IV BAZNAS Provinsi Papua Barat, Sigit Darmawanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan BAZNAS di seluruh wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.
“Kami ingin memastikan seluruh BAZNAS di kabupaten dan kota memiliki perencanaan program yang terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat mustahik. Pendampingan ini juga menjadi sarana sinergi antara BAZNAS provinsi dan daerah,” ujar WK III/IV.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Teluk Bintuni, Syarif, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pendampingan dari BAZNAS Provinsi sangat membantu dalam memperkuat penyusunan Renstra, RKAT dan Pengelolaan Simba yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan dari BAZNAS Papua Barat. Dengan adanya arahan dan supervisi ini, kami mengupayakan dalam menyusun program kerja tahun 2026 yang sejalan dengan visi nasional pengentasan kemiskinan berbasis zakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan review terhadap draft RKAT 2026 BAZNAS Teluk Bintuni, meliputi aspek perencanaan program, anggaran, hingga strategi pelaporan dan monitoring pelaksanaan program zakat.
Melalui pendampingan ini, diharapkan BAZNAS kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya semakin profesional dan terintegrasi dalam pelaksanaan program pemberdayaan umat serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA07/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Hari Kedua Pendampingan BAZNAS Papua Barat, Fokus pada Evaluasi dan Penguatan SIMBA di Kota Sorong
BAZNAS Provinsi Papua Barat melanjutkan kegiatan Pendampingan Evaluasi Kinerja Tahun 2025 pada hari kedua dengan fokus utama pelaksanaan di BAZNAS Kota Sorong. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendampingan dan koordinasi antar-BAZNAS kabupaten/kota dalam rangka peningkatan tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Sorong, perwakilan BAZNAS Provinsi Papua Barat, serta tim teknis bidang perencanaan dan sistem informasi.
Wakil Ketua III/IV BAZNAS Papua Barat, Sigit Darmawanto, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS provinsi dan daerah dalam memperkuat peran lembaga zakat di wilayah Papua Barat dan Papua Barat daya.
“Pendampingan ini bukan sekadar evaluasi tahunan, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan seluruh unit kerja BAZNAS di daerah mampu mengoptimalkan potensi zakat dan memaksimalkan pelayanan kepada mustahik,” ujarnya.
Kegiatan hari kedua ini berfokus pada evaluasi capaian kinerja BAZNAS Kota Sorong tahun berjalan, penyusunan rencana kerja tahun 2026, serta optimalisasi penerapan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Dalam sesi teknis, tim pendamping memberikan langsung terkait SIMBA, pelaporan keuangan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat berbasis digital serta perencanaan RKAT.
Ahmad Zainuddin, WK II BAZNAS Kota Sorong, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat.
“Pendampingan ini sangat membantu kami dalam memperbaiki sistem pelaporan dan meningkatkan akurasi data zakat. Dengan optimalisasi SIMBA, kami berharap ke depan pengelolaan zakat di Kota Sorong dapat semakin profesional dan dipercaya masyarakat,” ungkapnya.
Lanjut Ahamd “berharap Baznas Papua Barat dapat mendampingi Baznas Kota Sorong untuk bersama-sama bertemu dengan pemerintah daerah kota sorong terkait keberadaan dan dukungan pemerintah daerah kota sorong kepada BAZNAS Kota Sorong
Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik antar-daerah, terutama dalam inovasi program pendistribusian zakat produktif dan upaya peningkatan penghimpunan zakat melalui sinergi dengan pemerintah daerah serta mitra strategis.
Pendampingan BAZNAS Papua Barat dijadwalkan berlanjut ke beberapa kabupaten/kota lainnya dalam waktu dekat, dengan harapan seluruh unit BAZNAS di Papua Barat dapat mencapai standar pengelolaan zakat nasional yang modern, transparan, dan berdampak.
BERITA06/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Pendampingan Evaluasi Kinerja 2025, Perkuat Perencanaan dan Optimalisasi SIMBA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Evaluasi Kinerja Tahun 2025, yang juga dirangkaikan dengan pembahasan perencanaan program serta optimalisasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Baznas (SIMBA).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan staf BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya serta menghadirkan narasumber dari BAZNAS PB dan tim teknis Provinsi Papua Barat. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggl 5 – 14 November yang terbagi atas Sembilan kabupaten yang ada di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Pelaksanaan pendampingan dilakukan per kabupaten per hari, sesuai jadwal yang telah di berikan. Untuk hari ini Rabu, 5 November 2025 pendampingan dilakukan lewat zoom bersama Baznas Kabupaten Raja Ampat.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua III/IV BAZNAS Papua Barat, Sigit Darmawanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat agar lebih efektif dan transparan.
“Melalui evaluasi kinerja dan optimalisasi SIMBA, kami ingin memastikan seluruh pengelolaan zakat di Papua Barat dan Papua Barat Daya berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian kepada mustahik,” ujarnya.
Evaluasi kinerja dilakukan terhadap capaian program selama tahun berjalan, termasuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah, program pemberdayaan ekonomi umat, serta pelaporan keuangan berbasis digital.
Selain evaluasi, kegiatan ini juga menjadi wadah penyusunan rencana kerja tahun 2026, dengan fokus pada peningkatan sinergi antar-BAZNAS kabupaten/kota, serta penguatan kapasitas amil dalam penggunaan SIMBA sebagai sistem pelaporan dan monitoring nasional.
Koordinator Bidang Perencanaan dan Keuangan BAZNAS Papua Barat, Trivin Maharani, menjelaskan bahwa optimalisasi SIMBA menjadi kunci untuk memastikan keseragaman data dan efisiensi proses administrasi zakat di seluruh wilayah.
“Dengan SIMBA, seluruh aktivitas zakat dapat terpantau secara real time dan terintegrasi dengan pusat, sehingga mempermudah pelaporan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS,” jelasnya.
BERITA05/11/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Pelatihan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Papua Barat Hari Kedua dan Ketiga: Penguatan Kapasitas Relawan dan Simulasi Lapangan
Kegiatan Pelatihan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat memasuki hari kedua dan ketiga dengan rangkaian kegiatan yang semakin padat dan penuh semangat. Pelatihan ini diikuti oleh para relawan dari berbagai kabupaten/kota di Papua Barat dengan tujuan memperkuat kapasitas mereka dalam penanggulangan bencana berbasis kemanusiaan dan nilai-nilai zakat.
Hari Kedua: Penguatan Materi dan Simulasi Kesiapsiagaan
Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi lanjutan mengenai manajemen penanggulangan bencana, koordinasi antarinstansi, serta prosedur tanggap darurat di lapangan. Narasumber dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) RI dan BPBD Papua Barat memberikan penjelasan teknis tentang tahapan respon bencana mulai dari asesmen cepat (rapid assessment), evakuasi korban, hingga distribusi bantuan serta penyebaran informasi kejadian.
Sesi praktik lapangan juga dilakukan dengan simulasi tanggap darurat kebencanaan seperti penanganan korban luka ringan, mendirikan tenda darurat, dan pemetaan lokasi aman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan menunjukkan kerja sama tim yang solid.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap relawan BAZNAS di Papua Barat siap turun ke lapangan dengan kemampuan dan kesiapsiagaan yang memadai,” ujar pemateri BTB BAZNAS RI selaku instruktur utama kegiatan tersebut.
Hari Ketiga: Latihan Lapangan dan Evaluasi
Memasuki hari ketiga, peserta melaksanakan latihan lapangan terpadu (field exercise) di lokasi simulasi bencana. Dalam kegiatan ini, peserta dibagi menjadi beberapa tim yang menjalankan skenario bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Mereka mempraktikkan koordinasi antara tim medis, logistik, dan evakuasi, serta penggunaan alat komunikasi darurat.
Selain itu, diadakan pula sesi psikososial dan spiritual care, yang mengajarkan pentingnya memberikan dukungan moral dan spiritual kepada korban bencana sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan evaluasi oleh panitia dan narasumber. Para peserta diminta menyampaikan pengalaman serta komitmen untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di daerah masing-masing.
Pesan Penutup dan Harapan
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, yang diwakili Wakil Ketua I, Sali Pelu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia.
“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kita ingin relawan BAZNAS menjadi garda terdepan dalam setiap situasi darurat di Papua Barat,” ujarnya.
Dengan berakhirnya pelatihan hari ketiga, para peserta kini resmi menjadi bagian dari jaringan BAZNAS Tanggap Bencana Papua Barat, siap diterjunkan untuk membantu masyarakat kapan pun dan di mana pun terjadi bencana.
BERITA26/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Bazar UMKM Binaan untuk Dorong Ekonomi Umat
(BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar Bazar UMKM Binaan sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkenalkan produk-produk unggulan dari pelaku usaha mikro yang telah dibina melalui program pemberdayaan BAZNAS.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Riduanul Bahri Fasharkan AL Manokwari yang diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di manokwari. Mereka menampilkan beragam produk, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, fesyen, hingga produk pertanian dan perikanan lokal.
Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa dalam sambutannya dalam RAKORDA BAZNAS Se Papua Barat mengatakan bahwa bazar ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS untuk tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga memberdayakan mustahik agar dapat menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.
“Program bazar ini menjadi wadah bagi para pelaku UMKM binaan BAZNAS untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, dan pada akhirnya mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selain di hadiri UMKM binaan BAZNAS, kegiatan ini juga di ikuti dari Bulog, MT Masjid Riduanul Bahri, Bank Indonesia dan LAZIS Yakesma Papua Barat. Bazar dilaksanakan dengan mengusung kemandirian ekonomi umat di tengah persaingan pasar.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Papua Barat berharap masyarakat semakin mengenal potensi produk lokal serta menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi di kalangan mustahik dan masyarakat luas.
BERITA25/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
RAKORDA BAZNAS Se-Papua Barat Dihadiri Kepala Wilayah, Bahas Penguatan Program dan Sinergi Zakat
BAZNAS Provinsi Papua Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Se-Papua Barat pada 25 Oktober 2025 di tempat kegiatan, Sekretariat BAZNAS Papua Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Wilayah BAZNAS Kolonel. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani yang turut memberikan materi pembinaan dan arah kebijakan strategis pengelolaan zakat di wilayah Papua Barat terkait penguatan kelembagaan, SDM, infrastruktur dan teknologi serta jaringan.
Dalam sambutannya, Kepala Wilayah BAZNAS menyampaikan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota guna memastikan pengelolaan zakat berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi mustahik.
“BAZNAS tidak hanya menjadi lembaga pengumpul dana zakat, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan dan memberdayakan masyarakat. Melalui RAKORDA ini, kita samakan langkah, visi, dan strategi agar program zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh umat,” ujar Kepala Wilayah BAZNAS dalam arahannya.
RAKORDA kali ini juga membahas sejumlah agenda penting, di antaranya:
§ Evaluasi pelaksanaan program kerja BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat tahun berjalan;
§ Penyusunan rencana strategis (Renstra) tahun mendatang;
§ Penguatan sistem pelaporan dan digitalisasi layanan zakat
§ Strategi peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Papua Barat.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, H. Ali Mustofa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota serta dukungan penuh dari BAZNAS Pusat dan Kantor Wilayah. Kegiatan ini dilakukan melalui daring dan offline.
“RAKORDA ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan program zakat kita selaras dengan kebutuhan masyarakat lokal. Dengan sinergi yang kuat, insya Allah zakat di Papua Barat bisa menjadi pendorong kesejahteraan umat,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan program zakat berbasis pemberdayaan ekonomi umat serta foto bersama seluruh peserta RAKORDA.
BERITA25/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Gelar RAKORDA BAZNAS Se-Papua Barat, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat di Tanah Papua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Se-Papua Barat Tahun 2025 di Manokwari. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat, serta perwakilan pemerintah daerah dan mitra lembaga keagamaan.
RAKORDA yang mengusung tema “Zakat Berdaya, Papua Barat Sejahtera dari Asta Cita Menuju Masyarakat Mandiri” ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Papua Barat.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, H. Ali Mustofa dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antar-BAZNAS dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat di era digital.
“RAKORDA ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan transparansi, dan mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Papua Barat demi kesejahteraan masyarakat,” ujar beliau.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Plt. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Papua Barat, Sani Irianti Werimon, S.Sos, MEcDEV yang membuka kegiatan secara resmi menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
“Zakat merupakan instrumen penting dalam pembangunan sosial. Pemerintah daerah siap bersinergi dengan BAZNAS dalam menyalurkan zakat yang tepat sasaran,” ungkapnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung hari ini 25 Oktober 2025, peserta RAKORDA membahas berbagai agenda strategis, antara lain:
Evaluasi program kerja BAZNAS se-Papua Barat tahun 2025;
Penyusunan rencana kerja tahun 2026;
Penguatan sistem pelaporan dan digitalisasi zakat;
Pembahasan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial keagamaan.
RAKORDA juga menghasilkan delapan rekomendasi dan langkah strategis penguatan Baznas daerah untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat di Papua Barat, termasuk dorongan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi pemerintahan dan swasta.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antar BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat untuk memperkuat kolaborasi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat.
Dengan terlaksananya RAKORDA ini, diharapkan BAZNAS di seluruh Papua Barat semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA25/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Pelatihan “BAZNAS Tanggap Bencana” Sebagai Upaya Kesiapsiagaan serta Pembentukan Komunitas BTB.
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan tanggap terhadap bencana di wilayah Papua Barat, BAZNAS Papua Barat melaksanakan pelatihan “BAZNAS Tanggap Bencana” bagi relawan BAZNAS setempat selama tiga hari mulai Jum’at – Minggu 24 – 26 Oktober 2025 di Gedung Serba Guna Masjid Riduanul Bahri Fasharkan AL Manokwari.
Kegiatan ini dihadiri oleh 46 peserta yang terdiri dari perwakilan masyarakat kampung/kelurahan, unsur pemuda, mahasiswa, serta pengurus unit pengumpul zakat (UPZ) dan mitra BAZNAS. Pelatihan menghadirkan narasumber dari BAZNAS pusat dan instansi kebencanaan daerah, dengan materi mencakup kajian risiko bencana, peta ancaman dan evakuasi, manajemen posko darurat, pertolongan pertama, dan simulasi tanggap darurat.
Sesuai amanah utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terkait BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) adalah mengelola dana zakat secara profesional dan akuntabel untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.
Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa wilayah Papua Barat termasuk daerah rentan bencana alam seperti gempa, tanah longsor, maupun banjir sehingga perlu ada peningkatan kapasitas masyarakat dan relawan agar lebih siap ketika situasi darurat terjadi.
“Pelatihan ini menjadi langkah penting untuk menjadikan komunitas kita bukan hanya sebagai penerima bantuan ketika bencana melanda, tetapi juga sebagai bagian dari solusi yang cepat dan sigap, akan tetapi juga sebagai forum silaturahmi antar daerah” ujarnya.
Pelatihan akan ditutup dengan simulasi lapangan yang melibatkan skenario evakuasi mandiri dan manajemen posko darurat. Dengan bekal ini, BAZNAS Papua Barat berharap terbentuk Satgas BTB BAZNAS Papua Barat yang tangguh dan siap dikerahkan bersama instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Satgas kebencanaan, dan komunitas lokal. Sehingga tujuan utama dibentuknya BTB adalah untuk mengurangi risiko kemiskinan akibat bencana melalui edukasi, penanganan korban, dan penumbuhan jiwa kerelawanan.
Dengan langkah ini, BAZNAS Papua Barat menegaskan komitmennya bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun ketahanan sosial dan kesiapsiagaan bencana.
BERITA24/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Salurkan Bantuan Program “Papua Barat Cerdas” BAZNAS Teluk Bintuni hadiri Hari Santri Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Teluk Bintuni turut ambil bagian dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, yang diselenggarakan dengan meriah di halaman Lapangan Mushola An-Nahdloh SP 1, Distrik Manimeri Teluk Bintuni. Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Jihad Santri Jayakan Negeri”, sekaligus menjadi momentum penguatan peran santri dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.
Peringatan Hari Santri tahun 2025 di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, yang dalam amanatnya menegaskan pentingnya santri untuk melek digital dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Di era modern seperti sekarang, santri tidak boleh berhenti hanya pada kemampuan membaca kitab kuning. Mereka juga harus cerdas secara digital, kreatif dalam berpikir, dan tangguh menghadapi arus globalisasi,” ujar Wabup Lingara.
Sementara itu pengurus BAZNAS Teluk Bintuni menyerahkan bantuan pendidikan melalui program unggulan mereka, “Papua Barat Cerdas”, yang ditujukan untuk para santri dan pelajar dari keluarga tidak mampu’
Pengurus BAZNAS Teluk Bintuni, “Kami hadir untuk mendukung perjuangan para santri. Melalui program Papua Barat Cerdas, kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak bangsa, terutama di Bintuni, yang tertinggal dalam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.”
Bantuan yang diserahkan berupa bes siswa program BAZNAS Papua Barat Cerdas, yang disalurkan kepada beberapa santri. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di hadapan para santri, tokoh agama, pejabat pemerintah daerah, dan masyarakat yang turut hadir.
Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan. “Program ini sejalan dengan semangat Hari Santri, di mana santri tidak hanya menjadi penjaga moral dan nilai-nilai agama, tetapi juga aktor penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS Teluk Bintuni melalui program Papua Barat Cerdas, diharapkan semangat belajar para santri akan semakin tumbuh dan mampu menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan cinta Tanah Air.
BERITA22/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Kabupaten Manokwari Selatan Hadiri Peringatan Hari Santri 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Manokwari Selatan turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di halaman Balai Kampung Margomulyo Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa 22 Oktober 2025.
Peringatan yang mengusung tema "Jihad Santri Jayakan Negeri" ini dihadiri oleh Ketua PCNU Manokwari Selatan, KUA Oransbari, tokoh agama berbagai elemen masyarakat, Anggota DPRD Mansel termasuk para santri dari pondok pesantren, tokoh agama. BAZNAS Manokwari Selatan hadir sebagai bentuk dukungan terhadap peran penting santri dalam pembangunan moral dan spiritual bangsa.
Ketua BAZNAS Manokwari Selatan, M. Gunawan menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus bersinergi dengan umat dan lembaga keagamaan, khususnya dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berjiwa kebangsaan.
"Santri memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa. BAZNAS hadir untuk memberi dukungan nyata, baik melalui program pembinaan, bantuan pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren," ujar Gunawan.
Selain menghadiri upacara, BAZNAS Mansel juga memanfaatkan momentum Hari Santri ini untuk memperkenalkan program-program unggulan salah satunya dengan memberikan bea siswa bagi santri pada keluarga santri yang kurang mampu melalui Program Baznas “Papua Barat Cerdas”.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penampilan kreasi santri, yang semakin mengukuhkan bahwa santri bukan hanya penjaga moral agama, tetapi juga agen perubahan sosial di tengah masyarakat.
BAZNAS Manokwari Selatan berharap semangat Hari Santri ini menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah yang religius, mandiri, dan sejahtera.
BERITA22/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Baznas Teluk Wondama Salurkan Beasiswa “Papua Barat Cerdas”
[BAZNAS] Kabupaten Teluk Wondama menyalurkan beasiswa melalui program “Papua Barat Cerdas” kepada delapan santri dari Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di wilayah Kabupaten Teluk Wondama.
Penyerahan beasiswa dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 di halaman Sekolah Yapis Wasior yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Teluk Wondama, pengurus Baznas, tokoh agama, dan perwakilan keluarga penerima beasiswa. Program ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua, khususnya dalam bidang pendidikan agama tingkat dasar.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Teluk Wondama, Haerun menyampaikan bahwa “Papua Barat Cerdas” bukan hanya program pendidikan formal, melainkan juga mencakup pendidikan keagamaan dan pembinaan santri-santri TPQ. Ia menegaskan bahwa beasiswa tersebut ditujukan bagi santri yang kurang mampu namun memiliki semangat dan komitmen belajar yang tinggi di TPQ masing?masing.
Salah satu santri TPQ penerima beasiswa, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya: “Saya berterima kasih kepada Baznas atas dukungannya. Dengan beasiswa ini, saya bisa lebih fokus belajar Al Qur’an dan ikut kegiatan TPQ secara rutin.”
Baznas Teluk Wondama menegaskan bahwa penyaluran dana zakat, infak dan sedekah untuk pendidikan seperti ini sangat sejalan dengan visi Kabupaten Teluk Wondama yang menitik beratkan pada pengembangan SDM “Cerdas, Sehat, Produktif dan Bermartabat”. Sebelumnya, penguatan pendidikan di Teluk Wondama memang diprioritaskan sebagai bagian dari visi pembangunan lima tahunnya.
Program beasiswa “Papua Barat Cerdas” sendiri telah mendapatkan perhatian nasional sebagai salah satu skema yang didukung oleh Baznas untuk mencetak SDM yang unggul di Papua.
Dengan disalurkannya beasiswa kepada delapan santri TPQ ini, Baznas Teluk Wondama berharap agar para penerima dapat menjadi duta kebaikan di lingkungannya baik dalam memajukan pendidikan agama maupun memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Baznas juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program zakat/infak sedekah agar manfaatnya dapat semakin
BERITA22/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Itjen Kemenag RI Telah Lakukan Audit Pengawasan Syariah di BAZNAS Papua Barat
Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan audit pengawasan syariah terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat. Kegiatan audit ini merupakan bagian dari agenda pengawasan rutin yang bertujuan untuk memastikan tata kelola zakat, infak, dan sedekah di daerah berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tim audit Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia telah berada di Manokwari sejak 6 Oktober 2025 untuk melakukan pemeriksaan dokumen, observasi lapangan, dan wawancara dengan para pemangku kepentingan di lingkungan BAZNAS Papua Barat.
Inspektur Wilayah IV Kementerian Agama Republik Indonesia, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa audit pengawasan syariah ini penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga zakat sebagai bagian dari sistem keuangan syariah nasional.
"Pengawasan syariah ini bertujuan untuk memastikan dana zakat yang terkumpul dari masyarakat dikelola dan disalurkan secara terpercaya, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. BAZNAS sebagai lembaga resmi negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik," ujar Ahmad Nida.
Beberapa aspek yang menjadi fokus audit antara lain: 1. Kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam pengumpulan dan penyaluran zakat. 2. Kesesuaian pelaporan keuangan dan dokumentasi kegiatan. 3. Keterlibatan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam proses pengambilan keputusan. 4. Efektivitas program pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan mustahik.
Ketua BAZNAS Papua Barat, pada kesempatan yang sama, menyambut baik pelaksanaan audit dan menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kinerja kelembagaan.
"Kami menyambut baik kehadiran tim auditor dari Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Kami sangat membutuhkan masukan dan rekomendasi dari audit ini untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan kami kepada rakyat," katanya.
BAZNAS Papua Barat juga menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti setiap temuan dan rekomendasi yang diberikan, serta memperkuat sinergi dengan BAZNAS RI dan Kementerian Agama.
Audit ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat lembaga zakat yang profesional, transparan, dan patuh syariah. Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan akan terus melakukan audit serupa di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.
BERITA10/10/2025 | markompapuabarat
Auditor Syariah Itjen Kemenag RI Lakukan Kunjungan ke BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Provinsi Papua Barat menerima kunjungan kerja dari Auditor Syariah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, pada Senin, 6 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan audit syariah serta monitoring dan evaluasi terhadap tata kelola zakat yang sesuai dengan prinsip syariah di wilayah Papua Barat.
Kedatangan tim auditor disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa beserta jajaran pimpinan dan staf. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen BAZNAS Papua Barat untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan syariah dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
"Kami sangat terbuka dan menyambut baik kedatangan Auditor Syariah dari Kementerian Agama. Ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki sistem pengelolaan zakat yang telah kami jalankan," ujar Ali Mustofa
Sementara itu, perwakilan Auditor Syariah Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Ahmad Nida menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pengawasan rutin guna memastikan setiap lembaga pengelola zakat di Indonesia menjalankan fungsinya sesuai ketentuan syariah dan regulasi nasional.
"Pengawasan ini bukan semata-mata untuk menemukan kesalahan, tetapi sebagai bentuk pendampingan agar pengelolaan zakat di daerah berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi mustahik," jelasnya.
Selain melakukan audit dokumen dan sistem pelaporan, tim juga berdialog dengan pimpinan BAZNAS Papua Barat terkait tantangan yang dihadapi, potensi penghimpunan zakat, serta inovasi dalam pendistribusian zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS daerah dan Kementerian Agama dalam upaya penguatan tata kelola zakat nasional yang profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.
BERITA06/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Gelar Sosialisasi ZIS di Majelis Taklim Nurul Fatah Manorian, Manokwari
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Majelis Taklim Nurul Fatah Manorian pada minggu 5 Oktober 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu majelis taklim, mengenai pentingnya ZIS sebagai bagian dari kewajiban umat Islam sekaligus solusi pemberdayaan ekonomi umat. Sosialisasi dibawakan oleh Wakil Ketua I, Sali Pelu BAZNAS Papua Barat bersama tim Pengumpulan ZIS.
Apa itu zakat? Karena zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga berperan besar dalam pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan. "BAZNAS hadir untuk memastikan zakat yang ditunaikan oleh umat yang dapat dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para ibu majelis taklim, untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," jelas Sali Pelu.
Acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab seputar hukum dan tata cara penyaluran zakat, serta pembagian kotak infak bagi ibu-ibu yang ingin berinfak dan bersedekah dan program-program unggulan BAZNAS Papua Barat.
BAZNAS Papua Barat berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi ZIS ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas Majelis Taklim, sekolah, instansi pemerintah sebagai bagian dari upaya literasi zakat dan mendorong partisipasi aktif umat dalam pengelolaan dana ZIS yang amanah dan produktif yang didasarkan atas 3A [Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI]
BERITA05/10/2025 | markompapuabarat
BAZNAS Provinsi Papua Barat Gelar Pra Rakorda Secara Virtual Melalui Zoom
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah [Pra Rakorda] secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, pada hari Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Rakorda BAZNAS se-Papua Barat yang direncanakan akan digelar dalam waktu dekat.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT ini diikuti oleh pimpinan dan staf BAZNAS Provinsi Papua Barat, serta perwakilan dari BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, H. Ali Mustofa yang membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Papua Barat menyampaikan bahwa Pra Rakorda ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, menyusun agenda strategis, serta membahas berbagai isu penting yang akan dibawa ke Rakorda mendatang.
“Pra Rakorda ini penting agar pelaksanaan Rakorda nantinya lebih efektif dan terarah. Kita ingin memastikan bahwa seluruh BAZNAS kabupaten/kota berada dalam satu visi untuk penguatan tata kelola zakat di Papua Barat,” ujar Ali Mustofa.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan ini antara lain hasil pertemuan Rakornas Jakarta 2025 [9 Resolusi Hasil Rakornas BAZNAS], evaluasi program kerja tahun berjalan, sinkronisasi rencana kerja tahun 2026, serta penguatan koordinasi dan sinergi antar BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyambut baik inisiatif pelaksanaan Pra Rakorda secara virtual, sebagai bentuk adaptasi terhadap tantangan geografis dan efisiensi waktu.
BAZNAS Provinsi Papua Barat berharap hasil dari Pra Rakorda ini dapat memperkuat peran lembaga zakat dalam mendukung program pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan di wilayah Papua Barat.
BERITA02/10/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Sosialisasi Zakat Melalui Penggunaan QRIS “Kemudahan Berzakat di Genggaman Tangan”
BAZNAS Provinsi Papua Barat resmi mengimplementasikan sistem pembayaran zakat berbasis digital menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), sebagai bagian dari upaya transformasi layanan zakat menuju era digital.
Langkah ini sejalan dengan program nasional BAZNAS RI dan arahan Bank Indonesia dalam memperluas penggunaan sistem pembayaran digital yang mudah, cepat, aman, dan inklusif, termasuk untuk aktivitas keagamaan seperti zakat, infak, dan sedekah.
Wakil Ketua I BAZNAS Papua Barat, Sali Pelu mengatakan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.
“Dengan hadirnya QRIS, tidak perlu lagi datang langsung ke kantor BAZNAS. Cukup dengan smartphone, zakat bisa ditunaikan kapan saja dan di mana saja. Ini adalah bentuk inovasi layanan umat,” ujar Muh. Abdul Khobir Kepala Perwakilan Keuangan Papua Barat saat mensosialisasikan penggunaan QRIS Zakat di Kantor Keuangan Papua Barat, Manokwari.
Selain kemudahan, sistem QRIS juga mendukung prinsip akuntabilitas dan transparansi. Setiap transaksi tercatat secara otomatis dan dapat dipantau dalam laporan keuangan BAZNAS. Muzakki juga akan menerima bukti pembayaran secara digital, sehingga proses lebih terpercaya.
“Kami ingin membangun kepercayaan publik melalui sistem yang akuntabel. Dana yang dihimpun akan disalurkan tepat sasaran kepada mustahik di wilayah kerja BAZNAS Papua Barat,” ungkap Sali Pelu.
BAZNAS Papua Barat mengajak seluruh masyarakat Muslim di wilayah Papua Barat untuk memanfaatkan fasilitas QRIS sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Kode QRIS BAZNAS Papua Barat kini telah tersedia di media sosial resmi, situs web, kantor pemerintahan, dan tempat layanan publik lainnya.
BERITA29/09/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Papua Barat.
Lihat Daftar Rekening →