Berita Terbaru
BAZNAS PAPUA BARAT MENYALURKAN LIMA SAPI HEWAN KURBAN
Hari Raya Idul Adha yang tahun ini jatuh pada hari Jum’at, 6 Juni 2025, berkaitan dengan penyembelihan hewan kurban, biasanya yang disembelih adalah sapi, kambing, atau domba, sehingga seringkali disebut sebagai Hari Raya Kurban. Proses penyembelihan hewan kurban ini diatur oleh aturan tertentu, sehingga tidak semua orang dapat melakukannya dengan sembarangan.
Idul Adha bukan sekadar hari penuh kemeriahan, tetapi juga momentum menumbuhkan cinta, kasih sayang, dan semangat pengorbanan. Kebahagiaan itu terwujud dalam berbagai bentuk ibadah, seperti shalat Ied berjamaah, ibadah haji, dan penyembelihan hewan kurban yang sarat makna.
BAZNAS Provinsi Papua Barat sendiri pada tahun ini menerima dan menyalurkan hewan kurban baik secara kolektif maupun perorangan. Dari pengumpulan secara kolektif dimana untuk satu ekor sapi bagi tujuh orang atau jiwa. Sementara besaran yang harus dikeluarkan per orang untuk kolektif sebesar Rp. 2.000.000,- [dua juta rupiah].
BAZNAS Provinsi Papua Barat pada tahun ini menargetkan 8 ekor hewan kurban, sementara dalam menerima dan menyalurkan memperoleh lima ekor sapi kurban yang berasal dari 4 kelompok untuk kolektif dan 1 perorang. Penyebaran penyaluran hewan kurban tahun ini pada wilayah Kenyum Distrik Prafi Kabupaten Manokwari untuk perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
BERITA08/06/2025 | markompapuabarat
BAZNAS PAPUA BARAT AJAK MASYARAKAT DAN SEKOLAH-SEKOLAH BERKURBAN DENGAN MUDAH, AMANAH DAN PENUH BERKAH
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H / 2025 M, BAZNAS sering mengajak masyarakat, termasuk sekolah, untuk berkurban melalui program-program yang mereka miliki.Program ini bertujuan mempermudah pelaksanaan ibadah kurban, baik secara individu maupun kolektif, dengan sistem yang amanah, praktis, dan terorganisir.
BAZNAS juga mendorong sekolah untuk mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan sekolah untuk membantu siswa yang kurang mampu.
Dalam menghadirkan program Kurban Bersama BAZNAS sebagai solusi ibadah qurban yang praktis, amanah, dan memberikan manfaat luas kepada masyarakat. Dengan semangat Cahaya Zakat, BAZNAS mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menunaikan qurban melalui jalur resmi dan terpercaya.
Melalui program ini, daging qurban akan disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah kerja BAZNAS Papua Barat, termasuk wilayah yang jarang terjangkau bantuan. Program ini tidak hanya memudahkan muzaki dalam berqurban, tetapi juga memperluas manfaat kepada mustahik secara merata.
“Kurban bersama BAZNAS adalah wujud nyata ibadah sekaligus solidaritas sosial. Kami memastikan hewan qurban dikelola secara syar’i, profesional, dan penuh tanggung jawab,” ujar Wakil Ketua I BAZNAS, Sali Pelu.
Program ini terbuka bagi perorangan, lembaga, sekolah, maupun komunitas yang ingin berkontribusi dalam kebaikan kurban. Ajakan berkurban juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan ukhuwah Islamiyah di kalangan masyarakat, termasuk di sekolah-sekolah.
BERITA22/05/2025 | markompapuabarat
Pelantikan BAZNAS Kabupaten Teluk Wondama Periode 2025-2030
Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Senin 12 Mei 2025 melantik Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Teluk Wondama periode 2025–2030 dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Teluk Wondama.
Pelantikan ini dihadiri Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi vertikal dan horizontal di lingkungan Kabupaten Teluk Wondama. Pada sambutan bupati yang dibacakan langsung Wakil Bupati Anthonius Marani, menyampaikan pentingnya peran strategis BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah demi kesejahteraan masyarakat
“Saya ucapkan selamat kepada pimpinan BAZNAS yang baru dilantik. Diharapkan agar lebih optimal dalam menjalankan tugas, terutama dalam peningkatan pengumpulan zakat dan sosialisasi kepada masyarakat,”ujar Anthonius Marani.
Sementara itu, BAZNAS Provinsi Papua Barat dalam sambutannya mengarahkan kepada pengurus baru agar selalu menjaga integritas dan komitmen dalam menjalankan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah.
“Menjadi pengurus BAZNAS bukanlah jabatan sambilan. Komitmen dan pengabdian penuh sangat dibutuhkan, karena tanggung jawab ini disertai sumpah dan akad yang harus dijaga,” pungkas Sali Pelu.
Pada kesempatan yang sama BAZNAS Provinsi Papua Barat juga menyalurkan bantuan pendidikan pada program Papua Barat Cerdas kepada 26 anak dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang tersebar di wilayah Kabupaten Teluk Wondama. Bantuan diberikan kepada santri yang telah memenuhi kreteria. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Teluk Wondama, Anthonius A. Marani, yang turut didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Wondama, Wakil Ketua I Baznas Provinsi Papua Barat, serta perwakilan dari DPRK Teluk Wondama.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata oleh BAZNAS terhadap dunia pendidikan di daerah Teluk Wondama, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan dari program Papua Barat Cerdas.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian dari BAZNAS Provinsi Papua Barat, Semoga bantuan ini tidak berhenti sampai di sini, tapi terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak kita di Teluk Wondama, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak,” ujar Anthonius Marani.
Sementara itu, Kepala Kemenag Teluk Wondama, Alfreth Raunsai, juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan BAZNAS dalam membina dan memajukan pendidikan berbasis keagamaan agar menjadi bagian dari upaya menyebarluaskan semangat zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi langkah awal menuju sinegritas yang lebih luas demi kemaslahatan.
BERITA12/05/2025 | markompapuabarat
Harta Yang dimiliki, ada hak-hak mereka yang harus Di Rasakan
Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di KUA PUSAKA Prafi SP.3 Manokwari kegiatan ini di gelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Manokwari dan juga menjadi ajang silaturahmi dengan BAZNAS Papua Barat.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Papua Barat mengajak sekaligus memberikan sedikit wejangan terkait ZIS pada peserta jamaah haji asal Kabupaten Manokwari yang ada di dataran WARMAPRAMASI. Pada kesempatan ini Waka I menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kewajiban sosial dan agama. Ia juga menggarisbawahi bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai manfaat zakat bagi kesejahteraan umat.
“Zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan sarana untuk membangun kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan di masyarakat. Kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat akan sangat berpengaruh dalam pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.
Lanjut Dia menyinggung soal pentingnya kebersamaan dan silaturahmi antar lembaga keagamaan dalam membangun koordinasi yang lebih baik untuk meningkatkan efektivitas program keagamaan di Provinsi Papua Barat. Dengan memutarkan film terkait program-program yang dilakukan BAZNAS Provinsi Papua Barat yang di mulai dengan program Rumah Layak Huni BAZNAS, Z-Mart, PRB [Program Peduli], serta ajakan berzakat oleh beberapa tokoh yang ada di Provinsi Papua Barat.
“Harta yang dimiliki perlu di sucikan sebelum kita menunaikan haji, sehingga keberkahan selalu menyelimuti kebahagian hati, keikhlasan dalam beribadah dan mendapat kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji, sebagaian harta yang kita miliki adalah titipan Allah dan didalam harta tersebut ada hak-hak mereka untuk dirasakannya”’ ujar Sali Pelu.
BERITA29/04/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Salurkan Paket Ramadhan Bahagia, BAZNAS Papua Barat Siapkan 300 paket
Ramadhan adalah bulan yang diberkahi, penuh rahmat dan ampunan, dimana semua umat muslim harus saling berbagi dan saling mendukung satu sama lain sekaligus menjalin silaturahmi karena menjadi keberkahan.
Di bulan Ramadhan, berbagi atau sedekah memiliki keutamaan yang luar biasa, pahalanya dilipatgandakan dan menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, dan membuka pintu rezeki.
BAZNAS Papua Barat dalam pembagian PRB tidak dikhususkan pada fakir miskin saja, namun PRB diberikan pada kluster penerima seperti guru sekolah, guru mengaji, tukang ojek, penjaga toko, pengajar pondok pesantren, amil BAZNAS, komunitas disabilitas dan marbot masjid. Khusus untuk marbot masjid, BAZNAS Papua Barat memberikan PRB kepada seluruh marbot yang berada di wilayah perkotaan Manokwari, sebanyak 70 marbot.
Tujuan pembagian PRB adalah para penerima dapat memenuhi kebutuhan mereka dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1446. Diharapkan para penerima tidak mengalami kekurangan bahan makanan sehingga mereka dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita.
BERITA27/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Buka Puasa Bersama Mualaf “Hidayatul Munawaroh”
Muallaf juga masuk dalam 8 kategori golongan yang berhak untuk menerima zakat. Namun, ada syaratnya yaitu mereka yang merupakan kelompok orang yang dianggap masih lemah imannya karena baru masuk Islam. Dimana, mungkin akibat ia meninggalkan agama lamanya sehingga berpengaruh pada kondisi ekonomi atau perhatian kepadanya.
Bertempat di Aula Bimbingan Mualaf “Hidiyatul Munawaroh”, telah terlaksana agenda buka puasa bersama muallaf, Rabu, 26 Maret 2025, bersama BAZNAS Provinsi Papua Barat. Pada kesempatan ini, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Sali Pelu, mewakili BAZNAS Papua Barat dalam sambutannya “Bagi mereka yang telah menjadi muallaf perlu terus dibimbing dan didukung dalam berbagai hal terutama pemahaman tentang aturan hidup dalam Islam. Karena keimanan yang dimiliki oleh seorang muallaf masih sangatlah lemah sehingga perlu adanya dukungan dari kerabat dan saudara sesama muslim untuk terus membantu dalam menguatkan dan meningkatkan keimanan mereka”.
Buka puasa bersama ini diadakan untuk mempererat tali persaudaraan dan saling berbagi kasih di bulan ramadhan yang penuh berkah ini, selain itu Baznas Papua Barat juga mendistribusikan beras fitrah pada pengurus mualaf sebagai bentuk kepedulian dan dukungan untuk menjaga iman mereka agar tidak kembali pada agama mereka yang lama.
Semoga dengan adanya agenda seperti ini, para muallaf bimbingan “Yayaysan Hidayatul Munawaroh” di SP.3 Kampung Aimasi Udapi Hilir tetap istiqomah dalam keimanannya kepada Allah SWT.
BERITA26/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Menyalurkan Paket Ramadhan Bahagia [PRB] dan Zakat Fitrah
Bulan Ramadhan menjadi momen yang banyak ditunggu-tunggu oleh umat Muslim dalam menebar amal kebaikan. Hal ini bukan saja menebar bahkan berlomba-lomba untuk memberikan kebaikan dibulan yang penuh rahmat dan ampunan. Di bulan suci yang penuh berkah ini, Allah menjanjikan akan memberikan ganjaran yang berlipat ganda bagi siapa saja yang menjalankannya.
Karena keagungan itu lah banyak dari umat Muslim yang sangat merindukan bulan penuh berkah ini dan berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan, salah satunya adalah berbagi kebahagiaan dengan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimannya. Sementara bulan ramadhan sudah memasuki akhir untuk menyambut kemenangan di hari raya nanti. Oleh karena itu BAZNAS memberi bantuan PRB dan Zakat Fitrah berupa paket kebutuhan pokok agar saudara-saudara kita yang membutuhkan bisa ikut merasakan berpuasa dibulan kemuliaan ini dengan kebutuhan pangan dan perlengkapan ibadah yang cukup serta dapat bersuka cita di hari idul fitri nantinya
Pada bulan Ramadhan ini, BAZNAS Provinsi Papua Barat berbagi kebahagiaan melalui Paket Ramadhan Bahagia dengan memberikan paket berupa kebutuhan pokok. Hal ini selalu dilakukan tiap jelang ramadhan dan idul fitri yang bekerjasama dengan BAZNAS RI. Pemberian PRB dan zakat dilakukan di Tata Mart kampung Hudapi Hilir SP.4 Prafi, dengan paket zakat fitrah dalam bentuk sembako sebanyak 100 paket sementara PRB 10 paket bagi pendamping Program Rumah Layak Huni BAZNAS. Pengambilan dilakukan dengan menyerahkan kupon kepetugas BAZNAS Provinsi Papua Barat.
BERITA26/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Gerai Zakat Cahaya Ramadhan BAZNAS buka di Tata Mart SP.4
BAZNAS Provinsi Papua Barat akan menghadirkan layanan Gerai Zakat Ramadhan yang berada di Tata Mart yang terletak di SP.4 Kampung Udapi Hilir Prafi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), hingga bantuan untuk Palestina.
Selain membuka Gerai Zakat Ramadhan, BAZNAS Papua Barat juga menyediakan layanan penyaluran zakat dengan menggunakan Qris, cukup dengan menscan barkode yang tertera pada layanan gerai zakat.
Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa, dalam keterangannya di SP.4, Sabtu (22/3/2024) menyampaikan, permohonan ijin membuka gerai zakat di Tata Mart. Hal tersebut dilakukan oleh BAZNAS agar berupaya memperluas akses bagi masyarakat untuk menyalurkan ZIS hingga infak Palestina dengan lebih praktis dan transparan.
Layanan gerai zakat akan hadir selama 3 di akhir ramadhan mulai 26 hingga 28 Maret 2025. “Gerai Zakat tidak hanya sekadar tempat untuk menyalurkan zakat, namun juga menjadi wahana untuk edukasi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan sehari-hari bagi umat Islam, termasuk juga infak untuk Palestina,” ujar H. Ali Mustofa.
Sali Pelu, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan berharap, layanan Gerai Zakat Ramadhan BAZNAS ini dapat memudahkan para muzaki untuk menunaikan zakat, sehingga nantinya dana zakat yang dikelola dapat membantu mustahik untuk mendapatkan hak mereka sebagai penerima manfaat.
BERITA25/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Memasuki akhir Ramadhan, Baznas ajak masyarakat segera tunaikan zakat
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Papua Barat mengajak kepada seluruh masyarakat Muslim Kota Manokwari untuk segera menunaikan zakat pada penghujung ramadhan 1446 Hijriah ini.
"Tak terasa, kita sudah memasuki hari hari terakhir di bulan Ramadhan. Ini menjadi momen untuk melihat kembali apa yang telah kita lakukan di bulan penuh berkah ini," kata Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Sali Pelu, pada buka puasa bersama BAZNAS Papua Barat dengan relawan.
Sali Pelu menekankan pentingnya refleksi diri, menjaga istiqamah, dan meningkatkan ibadah, termasuk menyegerakan menunaikan zakat di penghujung Ramadhan. Sali Pelu menilai zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga pilar penting yang menjaga keseimbangan ekonomi dan sosial umat Islam.
"Zakat telah menjadi cahaya kehidupan sepanjang sejarah, baik bagi muzaki sebagai pemberi zakat, amil sebagai pengelola zakat, maupun mustahik sebagai penerima zakat. Zakat menciptakan sistem sosial yang saling menguatkan, di mana yang mampu membantu yang membutuhkan, sehingga kesejahteraan umat terus terjaga," ujarnya.
Begitu pula relawan cahaya zakat sebagai amilin dan amilat yang membantu memberikan pemahaman dan sekaligus mengajak para muzaki untuk membayarkan zakatnya segera di BAZNAS, mengingat betapa pentingnya menyalurkan zakat fitrah yang sudah harus diberikan kepada mustahik sebagai penerima manfaat. Menyalurkan zakat fitrah yang diamanahkan oleh para muzaki agar tersampaikan pada mereka yang berhak menerima untuk bersama-sama bersuka cita menyambut idul fitri sebagai kemenangan setelah sebelan menjalankan ibadah puasa.
BERITA24/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Rangkul Saudagar Z-Mart, BAZNAS Bagikan Hidangan Ramadhan dan Takjil
BAZNAS Papua Barat melalui program Z-Mart, memberikan bantuan kepada Saudagar Z-Mart untuk meningkatkan kualitas dan variasi produk. Program ini bertujuan untuk membantu mustahik (penerima zakat) meningkatkan pendapatannya dan kualitas hidupnya. Dengan program ini BAZNAS Papua Barat merangkul saudagar Z-Mart untuk bergabung dalam program Papua Barat peduli dalam pembagian takjil di seputaran lampu merah Haji Bauw Wosi Manokwari.
Saudagar Z-Mart bersama BAZNAS Papua Barat dan Relawan melakukan aksi berbagi takjil kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Ini merupakan kegiatan program BAZNAS di bulan ramadhan berbagi bersama saudara-saudara kita.
Memberikan Takjil merupakan salah satu cara yang paling mudah dan cukup terjangkau untuk mendapatkan pahala yang dijanjikan Allah SWT tersebut. Meskipun hanya dengan memberikan secangkir air putih dan juga sepotong kue atau satu buah kurma sudah menjadi ladang pahala bagi yang memberikan.
BERITA21/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Provinsi Papua Barat Menyalurkan 26 ton Paket Beras Zakat Fitrah.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendistribusikan beras zakat fitrah sebanyak 5.200 paket beras premium ukuran 5 kg untuk para penerima manfaat (mustahik) di wilayah Papua Barat. Dalam pendistribusian beras zakat fitrah, BAZNAS RI bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten Papua Barat sehingga beras zakat fitrah ini dapat disalurkan hingga pelosok wilayah yang telah di data.
Paket beras yang disalurkan sebagai bagian dari Zakat Fitrah. Zakat Fitrah sendiri merupakan kewajiban bagi umat Muslim yang mampu, dan disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pendistribusian paket beras ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang kurang mampu dalam merayakan Hari Raya.
BAZNAS Papua Barat terus berupaya menyalurkan beras zakat fitrah kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. BAZNAS Papua Barat dalam pendistribusian ke beberapa wilayah yang berada di Warmare, Prafi, Masni. Pendistribusian 5.200 beras zakat fitrah terbagi atas delapan kabupaten/kota diantaranya Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Kaimana, Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat dan Kota Sorong. Sementara BAZNAS Provinsi Papua Barat sendiri mendistribusikan 700 beras zakat fitrah.
Dalam mendistribusikan beras zakat fitrah, BAZNAS Papua Barat memberdayakan relawan untuk membantu menyalurkan kepada mustahik yang sudah di data. Penyaluran beras fitrah telah disalurkan melalui beberapa masjid yang kemudian akan di bagikan oleh UPZ Masjid setempat pada daerah dimana pendistribusian ini di serahkan.
BERITA08/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Provinsi Papua Barat: Gerai Cahaya Zakat Ramadhan Berikan Layanan Kemudahan Pembayaran Zakat, Infak dan Sedekah
BAZNAS Provinsi Papua Barat menghadirkan layanan Gerai Cahaya Zakat Ramadhan BAZNAS yang tersebar di 5 titik untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS),
Selain membuka Gerai Cahaya Zakat Ramadhan, BAZNAS Papua Barat juga menyediakan layanan jemput zakat yang akan dilakukan di beberpa OPD yang ada di Pemerintahan Provinsi Papua Barat.
Wakil Ketua I, Bidang Pengumpulan, Sali Pelu, dalam keterangannya, Rabu (5/3/2025) menyampaikan, BAZNAS Papua Barat berupaya memperluas akses bagi masyarakat untuk menyalurkan ZIS ke BAZNAS Papua Barat agar lebih praktis dan transparan.
“Gerai Cahaya Zakat Ramadhan tidak hanya sekadar tempat untuk menyalurkan zakat, namun juga menjadi wahana untuk edukasi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan umat Islam, termasuk juga siyar ilmu keagamaan lainnya,” ujar Sali Pelu.
“Kami berharap, dengan adanya Gerai Zakat ini, semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan kewajiban zakatnya di bulan Ramadhan serta lebih memahami urgensi dan manfaat dari praktik berzakat,” katanya.
“Setiap dana yang disalurkan melalui gerai ini akan diawasi dengan ketat untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
"Gerai Zakat Ramadhan BAZNAS merupakan sebuah tempat untuk memfasilitasi muzaki dalam membayar zakat, infak, dan sedekah," ujar Dano Kafara, ketika ditemui di Gerai Cahaya Zakat Ramadhan BAZNAS di Gedung Kementerian Keuangan, Papua Barat, (5/3/2025).
Selain menerima penyaluran zakat fitrah, Dano Kafara menyampaikan, Gerai Cahaya Zakat Ramadhan BAZNAS juga menerima berbagai macam layanan zakat lainnya, seperti zakat maal, zakat emas, zakat penghasilan, sampai infak palestina.
“Selain itu, kami juga menerima konsultasi perhitungan zakat, fidiyah untuk membantu muzaki menghitung jumlah zakat mereka (yang harus dibayarkan),” jelas Dano Kafara.
BERITA05/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Relawan Cahaya Zakat Ramadhan BAZNAS Provinsi Papua Barat Lakukan Survei Ajakan Berzakat bagi Muzaki
Sebagai lembaga yang berwenang untuk mengumpulkan, pendistribusian pendayagunaan zakat BAZNAS Provinsi Papua Barat berharap semakin solid dan konsisten dalam menebar kebaikan, peduli terhadap sesama dan memberikan kebaikan dan kesejahteraan umat yang ada di Wilayah Kerja BAZNAS Papua Barat, karena itu BAZNAS Papua Barat melalui relawan Cahaya Zakat Ramadhan melakukan survey terkait ajakan berzakat sekaligus mendata mustahik yang berhak menerima zakat di tahun 2025.
Saya ingin mengajak pada seluruh masyarakat muslim yang ada di Kota Manokwari dan khususnya di Provinsi Papua Barat, teristimewa para pegawai ASN dan pengusaha, baik petani sukses atau nelayan yang sukses untuk kiranya menyalurkan zakatnya di BAZNAS sebagai lembaga zakat yang resmi,” ungkap Sali Pelu, bidang pengumpulan.
“Dengan berzakat, yakinilah bahwa harta anda akan menjadi berkah dan yakinilah bahwa zakat yang anda keluarkan itu adalah titipan untuk amal kita di yaumil akhir. Tidak perlu anda takut untuk miskin karena membayar zakat, karena sesungguhnya dengan anda membayar zakat insya Allah, Allah akan mengganti dengan tujuh ratus kali lipat. Insya Allah BAZNAS Papua Barat dan masyarakat kota manokwari semakin berkah dengan kita membayar zakat,” tambahnya.
Terima kasih para muzaki dan mustahik yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai lembaga pengelola dalam pengumpul dan penyalur zakat, infak dan sedekah.
BERITA04/03/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Berakhir: Pembekalan Hari Kedua Relawan Cahaya Ramadhan 2025
Rabu, (26/2/25), pembekalan hari kedua Relawan Cahaya Ramadhan 2025 yang dilaksanakan di BAZNAS Provinsi Papua Barat lantai dua, hal ini di katakan oleh Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Relawan Ramadhan Berkah 1446H/2025, Dano Kafara, tujuan utama rekrutmen ini agar syiar Baznas terkait pentingnya melaksanakan pengelolaan zakat, infak/sedekah bagi umat muslim berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, Kepesertaan dari mulai pendftaran dan interview berjalan dengan baik dan menghasilkan 12 relawan,” ungkap Dano Kafara.
Kegiatan Relawan Berkah Ramadan ini juga diharapkan oleh Dano Kafara dapat menjadi wadah bagi para relawan untuk menyalurkan jiwa sosialnya. Serta menjadikan masyarakat lebih mengetahui, memahami dan menyadari kewajiban berzakat, infak/bersedekah di BAZNAS.
Manajemen dan Etika Pelayanan, menjadi salah satu materi yang menjadi bagian untuk dijadikan relawan pahami, sebagaimana manajemen dan etika pelayanan merupakan prinsip dan perilaku yang harus dipatuhi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua III sekaligus merangkap Wakil Ketua IV, Sigit Darmawanto.
Manajemen adalah pengelolaan dan pengembangan etika dalam suatu organisasi, lembaga atau badan dalam mengupayakan aturan yang mengatur kelembagaan untuk mencapai tujuan. serangkaian prinsip dan aturan yang menentukan apa yang benar dan salah dalam suatu organisasi, lembaga atau badan.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman (sharing) serta pembekalan materi terkait peraturan perundang-undangan zakat yang disampaikan oleh Sigit Darmawanto, selaku Wakil Ketua III/IV. Sementara itu, Trivin Maharani, Putri Nadia dan Nur Asidiq memaparkan strategi program pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna meningkatkan efektivitas penyaluran kepada para penerima manfaat.
Para relawan juga dibekali pemahaman terkait teknik pengisian, pencatatan ZIS, alur penerimaan ZIS, pengisian lewat google form, layanan jemput zakat serta teknik pengambilan video atau photo dalam sosialisasi dan penyaluran ZIS. Materi-materi terebut semua disampaikan oleh panitia ramadhan BAZNAS Provinsi Papua Barat, Dini dan Rossa.
Pembekalan relawan zakat adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atau lembaga lain untuk mempersiapkan relawan zakat. Pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi relawan dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada relawan, menanamkan semangat relawan untuk berbagi dan melayani sesama, membantu masyarakat membayar zakat dengan mudah, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat.
BERITA26/02/2025 | Markom Papua Barat
BAZNAS Provinsi Papua Barat: Relawan Cahaya Ramadhan “Terus Bergerak, Bergerak Terus”.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat dalam menyambut datangnya Ramadhan tahun ini mengadakan kegiatan pembekalan pada relawan Cahaya Ramadhan 2025 yang dilaksanakan selama dua hari. [25 – 26 Februari 2025]. Pembekalan terhadap relawan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas relawan dalam mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan oleh BAZNAS dan juga membantu pengelolaan zakat infak dan sedekah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 12 relawan yang telah lolos seleksi relawan BAZNAS Provinsi Papua Barat 2025. Pembekalan hari pertama di buka langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat yang dalam sambutannya “ Para peserta pembekalan ini sudah menjadi pilihan dari seleksi yang dilakukan, sehingga dedikasi yang telah diberikan menjadi komitmen yang sudah diyakini dan bersedia untuk memberikan ladang pahala sebagai amilin dan amilat nantinya”, ujar H. Ali Mustofa.
H. Ali Mustofa, “berharap para relawan untuk dapat mengajak keluarga, saudara, kerabat atau kelompok untuk diarahkan membayar zakat di BAZNAS sebagai bentuk mendukung pengelolaan zakat”.
Pentingnya peran relawan dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan masyarakat. “Relawan harus menguasai segala aspek, khususnya tentang Baznas itu sendiri, ironis jika bagian dari Baznas tidak faham akan Baznas.
Diharapkan relawan dalam pembekalan hari ini Selasa, [25 Februari 2025] dapat memahami bagaimana cara mensosialisasikan zis yang merupakan tugas utama relawan baznas dan menjelaskan pengertian tentang zis. Semua itu harus dikuasai, bagaimana cara berkomunikasi dan meyakinkan orang untuk membayar zis pada Baznas.
H. Ali Mustofa, berharap para relawan dapat bekerja lebih efektif dan profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Selain itu pembekalan juga diberikan materi terkait zakat, infak dan sedekah dan pengelolaannya serta teknik menarik muzaki untuk membayar zakatnya di BAZNAS, serta strategi penggalangan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai kepedulian sosial dalam menjalankan tugas kemanusiaan. materi ini disampaikan oleh Sali Pelu, Wakil Ketua I.
Pembekalan hari pertama di akhir oleh Pemateri dari bidang pendistribusian dan pendayagunaan yang menitikberatkan pada relawan untuk memberikan pelayanan yang baik dalam penyaluran dan pendataan bagi muzaki dan mustahik, ujar Lilik Fajar Setiawan, Wakil Ketua II.
BAZNAS Provinsi Papua Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas relawan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ke depan, diharapkan semakin banyak program sosial yang bisa dijalankan dengan dukungan relawan yang lebih terampil dan berdaya guna dengan motto “Terus Bergerak, Bergerak Terus”.
BERITA25/02/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
PERINGATI MILAD BAZNAS KE 24 DI SEKRETARIAT BAZNAS PROVINSI PAPUA BARAT
Badan Amil Zakat Nasional Papua Barat [BAZNAS] memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 BAZNAS pada Sabtu (1/2/2025). Dalam rangkaian syukuran tersebut terdapat pula kegiatan lomba tilawah, penyaluran bantuan bagi mustahik dan juga pemberian penghargaan bagi muzaki inspiratif dari sejumlah kategori.
Dalam sambutan tuggalnya Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa, zakat merupakan sarana dalam mendekatkan diri pada Allah SWT, dengan zakat guna membersihkan harta dan diri agar tetap diberikan keberkahan serta memupuk kepedulian terhadap sesama. Zakat juga merupakan wujud harapan untuk mengubah kehidupan menujuh kesejahtraan yang lebih baik.
Selain itu dalam syukuran milad BAZNAS, H. Ali Mustofa menceritakan singkat perjalanan berdirinya BAZNAS yang di awali mulai masuknya islam di abad ke 7 masehi dan mulanya zakat di kumpulkan oleh Kerajaan Aceh oleh Sultan Alaudin Riayat Syah di tahun 1539. Pada tahun 1866 penjajahan Belanda mengeluarkan kebijakan Bijblad No. 1892 dan tahun 1905 melarang petugas agama dan pemerintah mengumpul zakat. Ini juga berlaku pada penjajahan Jepang memaksa MIAI membubarkan diri untuk pengumpulan zakat.
Pada awal orde baru 1968 pembentukan BAZ Baitul Maal, di tahun 1999 dikeluarkannya UU No. 38 tentang Pengelolaan Zakat oleh Presiden Habibie. Maka Pada tanggal 17 Januari BAZNAS dibentuk melalui Keputusan Presiden No. 8 tentang BAZNAS yang sampai sekarang tanggal ini diperingati sebagai hari lahirnya BAZNAS, ujar H. Ali Mustofa.
Sementara berdirinya BAZNAS provinsi Papua Barat, adanya Keputusan Menteri Agama [KMA] nomor 118 tahun 2014 tetang Pembentukan BAZNAS oleh Lukman Hakim Saifudin. Kemudian kelaur Keputusan Menteri Agama [KMA] nomor 186 tahun 2016 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Agama nomor 118 tahun 2014 tentang pembentukan BAZNAS.
Pembentukan BAZNAS Provinsi Papua Barat berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 45.1-2/23/1/2016 tentang pengangkatan pimpinan BAZNAS periode tahun 2016 – 2021 yang telah berakhir dan Surat Keputusan Gubernur Nomor 451.1-2/192/9/2021 tentang pengangkatan pimpinan BAZNAS periode 2021 – 2026.
Selain itu pada syukuran BAZNAS kali ini BAZNAS Papua Barat memberikan apresiasi dan penghargaan bagi pemenang lomba tilawah dan Muzaki Award. Pemenang tilawah TPA/TPQ tingkat Kabupaten Manokwari dibagi atas lima pemenang, sementara Muzaki Award diberikan kepada muzaki dengan kategori Muzaki Kreatif, Muzaki Gen-Z dan Muzaki Inspiratif. BAZNAS Papua Barat juga menyalurkan bantuan bagi mustahik yang semuanya berasal dari zakat, infaq dan sedekah para muzaki di Papua Barat.
Di akhir perayaan Milad ke-24 BAZNAS dilakukan pemotingan tumpeng oleh Ketua BAZNAS dan Pimpinan BAZNAS lainnya yang kemudian diberikan kepada para tamu undangan yang hadir.
BERITA01/02/2025 | Markom BAZNAS Papua Barat
Focus Group Discussion (FGD) BAZNAS Papua Barat Mendukung dan Turut Implementasikan QRIS di Tempat Rumah Ibadah.
FGD yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat [Selasa, 21 Januari 2025], terus mensosialisasikan kelancaran sistem pembayaran melalui Implementasi QRIS di kedua Provinsi. Dalam rangka memperluas penggunaan QRIS sebagai salah satu alat kanal pembayaran non tunai yang cepat, murah, mudah, aman dan handal serta sejalannya kebijakan pemerintah untuk memperluas digitalisasi dari sisi pembayaran melalui QRIS. Ini merupakan inovasi teknologi yang berkembang cukup pesat pada berbagai aspek ekonomi digital, khususnya sistem pembayaran.
BI Perwakilan Papua Barat perlu juga menjajaki implementasi QRIS pada tempat rumah ibadah yang ada di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Oleh karena itu BAZNAS Papua Barat mendukung dan turut dalam implementasikan penggunaan QR Code di masjid-masjid yang sudah terbentuk sebagai UPZ. Penggunaan QR Code menjadi lebih mudah, praktis dan tanpa menggunakan uang tunai. QRIS juga akan menjadi alat Pembayaran zakat, infak, sedekah serta DSKL. Hal ini dapat di terapkan di BAZNAS Papua Barat untuk Program Papua Barat Peduli, program Z-Mart, dan Relawan Ramadhan 1446 H atau bisa melalui website www.papuabarat.baznas.go.id.
Diungkapkan, Bank Indonesia menetapkan standar nasional QR Code atau yang disebut dengan QRIS (Quick Response Indonesian Standard), sehingga penyedia barang dan jasa (merchant) tidak perlu memiliki berbagai jenis QR Code dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), karena dengan 1 (satu) QR Code dapat memproses seluruh transaksi pembayaran oleh penerbit yang berbeda.
Pada FGD dihadiri perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, BAZNAS Papua Barat, Klasis Wilayah Papua Barat dan Keuskupan Agung Sorong – Manokwari dan PJP perwakilan Bank Manokwari [Bank BRI, Bank Papua, Bank BNI dan Bank Muamalat].
BERITA21/01/2025 | Markom Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Serahkan UPZ Masjid Se Kabupaten Manokwari
BAZNAS Provinsi Papua Barat, hari ini Senin, 13 Januari 2025, resmi menyerahkan dokumen berupa data Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se Kabupaten Manokwari kepada kepengurusan baru BAZNAS Kabupaten Manokwari dalam sebuah acara yang berlangsung di kantor BAZNAS Provinsi Papua Barat.
Acara penyerahan UPZ masjid ini dihadiri oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kabupaten Manokwari dan pengurus BAZNAS Kabupaten Manokwari yang baru. Serah terima ini menandai adanya tindaklanjut dan pengakuan serta pemberian hak kepada BAZNAS Kabupaten Manokwari untuk mengumpulkan dan mengelola zakat secara mandiri yang kemudian mensosialisasikan UPZ Masjid sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengumpulan zakat di wilayah kerja BAZNAS Kabupaten Manokwari.
Wakil Ketua I Sali Pelu, dalam penjelasannya, “Tinggal secara struktural sesering mungkin untuk mengadakan sosialisasi tentang hak dan kewajiban seorang muslim, terutama di sini tentang kewajiban membayar zakat,” ujar beliau.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa, menegaskan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “BAZNAS Papua Barat mengambil alih dikarenakan BAZNAS Kabupaten saat itu belum defenitif, sehingga hal ini menjadi tanggungjawab untuk memberikan SK UPZ masjid se kabupaten Manokwari, mengingat akan masuknya bulan ramadhan. Semoga dengan adanya BAZNAS Kabupaten Manokwari yang baru bisa memberikan dampak bagi tugas dan tanggungjawabnya kepada UPZ masjid, kepercayaan umat dan semakin banyak yang mau berinfaq dan bersodaqah serta membayar zakat bisa melalui BAZNAS Kabupaten,” ujarnya.
Acara diakhiri dengan serah terima dokumen UPZ masjid se Kabupaten Manokwari. Dengan diserahkannya dokumen tersebut maka BAZNAS Kabupaten Manokwari perlu menindaklanjuti untuk melakukan koordinasi dan sosialisasi serta membangun kepercayaan pada UPZ-UPZ, agar pengelolaan zakat yang dikelola akan semakin efisien dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
BERITA13/01/2025 | Markom Papua Barat
Sosialisasi Zakat dan UPZ di Lingkup Kantor Pendidikan Provinsi Papua Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provisi Papua Barat melaksanakan syiar Islam dengan melakukan sosialisasi mengenai Zakat, Infak, Sedekah, serta pembentukan UPZ di Lingkungan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.
Wakil Ketua 1 Sali Pelu, Jum’at, [10/01/2025] menyampaikan bahwa BAZNAS Papua Barat terus berupaya melakukan sosialisasi zakat dan pembentukan UPZ dengan tujuan untuk mewujudkan visi BAZNAS, yaitu menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan masyarakat dan mendukung terwujudnya Papua Barat yang bermarwah, maju, bertaqwa dan sejahtera.
Ia mengajak ASN di lingkup Kantor Dinas Pendidikan Papua Barat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS atau UPZ-UPZ yang ada, karena hal tersebut turut berperan dalam pembangunan kesejahteraan umat.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, H. Abdul Fattah menyampaikan "Terima kasih kepada BAZNAS Papua Barat yang telah bersedia melakukan sosialisasi terkait pengenaan zakat dan UPZ bagi ASN di lingkup Kantor".
Abdul Fattah juga memberikan dukungan penuh terhadap BAZNAS Papua Barat dalam upaya sosialisasi zakat dan UPZ. Sebagai hasil dari sosialisasi ini, diharapkan ada kesadaran ASN yang muslim untuk membayar zakat, infaq dan sedekah sesuai dengan ketentuan syariat.
BERITA10/01/2025 | Markom Papua Barat
Sebanyak 30 Anak Dhuafa Memperoleh Sunat Gratis dari Program BAZNAS Papua Barat Sehat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Papua Barat menyelenggarakan khitanan massal gratis bagi anak-anak yang berhak menerima zakat seperti kaum duafa, mualaf, dan yatim piatu yang ada di Kabupaten Manokwari.
Ini merupakan bagian dari program Papua Barat Sehat untuk meringankan beban mustahik yang mengalami kesulitan ekonomi. Program ini sendiri telah dibuka seminggu yang melibatkan beberapa masjid yang ada diseputaran Sowi dan sekitarnya.
Untuk pesertanya sendiri kebanyakan merupakan kaum dhuafa.
Sumber dana program ini adalah infak, zakat, shodaqoh amanat dari umat atau muzaki yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat. Sementara ada 11 masjid yang menjadi sponsor khitan massal tersebut. Dengan kerjasama tersebut pihak masjid juga bisa menyalurkan zakat, infak dan shodaqoh yang mereka kelola untuk para mustahik.
Program ini sendiri ditujukan BAZNAS Papua Barat untuk membantu pemerintah, khususnya bagi anak-anak yang keluarganya tidak mampu dalam biaya untuk mengkhitankan anak-anak mereka. Ini tidak dipungut biaya bagi mereka keluarga yang tidak mampu. Sementara ada juga yang dikategorikan umum yang mereka harus mendaftar dengan biaya 300 ribu per anak. Biaya ini juga akan dijadikan dalam bentuk infak sedekah bagi pelaksnaan khitan massal ini.
Tempat pelaksanaan dilakukan di Masjid Al Muhajirin Andai Kabupaten Manokwari dan Untuk menjalankan program ini BAZNAS Papua Barat menggandeng Klinik Boss Sunat yang juga terletak di Sowi III. “Mengapresiasi dukungan yang diberikan BAZNAS Papua Barat sehingga khitanan massal ini berlangsung dengan lancar”, ujar dr. Benny. “Kami juga melibatkan tiga orang tenaga dalam membantu proses khitanan massal ini dan juga dibantu oleh tenaga dari BAZNAS Papua Barat”, ucap Boss Sunat, dr. Benny.
BERITA28/12/2024 | Markom Papua Barat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Papua Barat.
Lihat Daftar Rekening →