Berita Terbaru
BAZNAS Papua Barat Kolaborasikan Program Papua Barat Taqwa dan Program Pemberdayaan Mua’laf YAKESMA pada Bimbingan Mua’laf
BAZNAS Provinsi Papua Barat dalam kegiatan Kolaborasi Program Pemberdayaan umat 2024 mengolaborasikan Program Papua Barat Taqwa [BAZNAS Papua Barat] dan Program Pemberdayaan Mualat. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua BAZNAS Papua Barat, H. Ali Mustofa. Pada sambutan Ali Mustofa, menghimbu agar kolaborasi ini terus dilakukan dengan berbagai pihak LAZ serta adanya kepedulian terhadap mua’laf sehingga keberadaan saudara-saudara kita akan lebih terpantau.
Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman tentang agama yang di yakini, serta meningkatkan para mualaf dalam kesadaran beragama dalam kehidupan sehari-hari dan silaturahim bersama lembaga peduli mualaf. Bimbingan Mualaf dengan tema “Mengokohkan Iman dan Memberdayakan Mua’laf dilaksanakan sehari di Kantor BAZNAS Papua Barat, Senin, 23 Desember 2024.
Dikatakannya, kolaborasi tersebut merupakan salah satu wujud komitmen BAZNAS Papua Barat dengan Yayasan Kesejahteraan Madani [YAKESMA] untuk memberdayakan mualaf bagi kemaslahatan. “BAZNAS Papua Barat akan terus hadir untuk mendukung dan mengembangkan program-program hasil kolaborasi tersebut”, ujar, Ali Mustofa.
SHAPE * MERGEFORMAT
Kepala Cabang YAKESMA, Komaruddin mengatakan, Program Pemberdayaan Umat bertujuan menjadikan BAZNAS dan YAKESMA sebagai etalase dalam pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat.
Di pengujung tahun 2024, BAZNAS Papua Barat berkolaborasi dengan LAZ YAKESMA dengan jumlah penerima manfaat 6 orang [3 orang masing-masing YAKESMA dan BAZNAS PB]. Sebanyak 2 lembaga zakat berkolaborasi di dalam program ini. Selain memberi bantuan modal usaha kepada keluarga mualaf yang memiliki potensi ekonomi, penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan berupa dana modal usaha masing-masing mualaf dan brending “LAPAK MAKMUR”,
BERITA23/12/2024 | Markom BAZNAS Papua Barat
BAZNAS Papua Barat Serahkan Laporan Pertanggungjawaban Dana Hibah Tahun 2024
BAZNAS Provinsi Papua Barat, seperti biasa agenda tiap tahun yang dilakukan dengan menyerahkan Laporan Pertanggujawaban [LPJ] dana hibah operasional tahun 2024. Bantuan pemerintah Provinsi Papua Barat berupa bantuan operasional yang diserahkan kepada BAZNAS Papua Barat bisa menjadi penambah semangat kerja para pimpinan dan staf dalam melaksanakan tupoksinya.
Penyerahan laporan Pertanggungjawaban [LPJ] yang langsung di serahkan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Sali Pelu. Kalau dilihat dari segi nominalnya memang belum sebanding dengan kebutuhan operasional, program-program besar BAZNAS serta sosialisasi para pimpinan dan staf pelaksana yang bekerja. Karena sifatnya bantuan dari pemerintah, maka bantuan operasional yang diterima harus dipertanggungjawabkan penggunaannya sesuai petunjuk teknis yang ada.
Sesuai dengan komitmen tersebut BAZNAS Papua Barat menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunanan dana hibah untuk tahun 2024 tersebut dan diterima langsung oleh Novita Mustamu sebagai Verifikasi Laporan, diruang kerjanya pada 19 Desember 2024.
BERITA19/12/2024 | Markom BAZNAS Papua Barat
Penguatan Unit Pengupul Zakat [UPZ] Se-Kota Manokwari
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat mengadakan Penguatan dan fungsi pada Unit Pengupul Zakat [UPZ] serta mendorong penguatan program pemberdayaan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid di Kota Manokwari. UPZ akan bekerja berdasarkan Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat.
Sebagaimana Undang-Undang tersebut, bahwa masjid-masjid merupakan UPZ yang dibentuk oleh BAZNAS dan tentunya di implementasikan sehingga nanti akan menjadi penguatan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar masjid. Jadi program-program yang dilakukan BAZNAS Provinsi atau Kabupaten bisa bersinergi dengan UPZ masjid dalam melihat keberadaan mustahik yang ada di wilayah kerja UPZ setempat.
UPZ tidak hanya mengelola tugas dan tanggungjawabnya pada Ramadhan saja, akan tetapi bagaimana dengan takmir masjid bekerjasama untuk pengelola dana zakat, infaq sedekah, DSKL tersebut sesuai aturan yang berlaku”, ujar, H. Ali Mustofa.
Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah semata tapi juga menjadi basis ekonomi, pendidikan dan sosial budaya. UPZ masjid juga mendapatkan penguatan dalam pengelolaan zakat dan penyaluran.
BERITA14/12/2024 | Markom BAZNAS Papua Barat
Serah Terima Rumah Layak Huni BAZNAS [RLHB] kepada 13 Mustahik Penerima Manfaat
BAZNAS Provinsi Papua Barat yang bekerjasama dengan BAZNAS RI dalam Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) 2024 dengan target Pembangunan 57 Unit yang tersebar di wilayah Provinsi Papua Barat untuk keluarga prasejahtera. Persebarannya meliputi Kabupaten Kaimana 10 unit, Kabupaten Bintuni 10 unit dan 5 unit Manokwari Selatan. Sementara BAZNAS Provinsi Papua Barat 32 unit. Dalam melaksanakan program tersebut BAZNAS Provinsi Papua Barat bekerja pada wilayah kerja BAZNAS Kabupaten Manokwari. Hingga saat ini, sebanyak 13 rumah tahap pertama dari 32 unit telah berhasil selesaikan dan di serahkan kepada penerima manfaat.
Proses Pembangunan melibatkan sinergi antara BAZNAS, Mitra Pelaksana, serta Masyarakat setempat untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan target penyelesaian 32 unit rumah dapat tercapai sesuai rencana, sehingga semakin banyak keluarga yang merasakan manfaat dari program ini. BAZNAS Berkomitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan umat khususnya mereka yang membutuhkan,
Penyerahan RLHB BAZNAS dihadiri langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Lilik Fajar Setyawan. serta tiga staf pelaksana BAZNAS Provinsi Papua Barat bidang pengumpulan dan pendistribusian.
Terimakasih Muzaki atas kepercayaannya kepada BAZNAS Provinsi Papua Barat untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah kepada BAZNAS sehingga program ini dapat berjalan dan diperuntukan bagi mustahik yang membutuhkan, semoga menjadi berkah dan amal jariyah untuk kita semua, Aamiin”, sambung Lilik Fajar Setyawan,
BERITA07/12/2024 | Markom BAZNAS Papua Barat
Kick Off Program GENTING: BAZNAS Provinsi Papua Barat Menjadi Mitra Pertama Orang Tua Asuh Anak Stunting
Manokwari, 5 Desember 2024 – Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) resmi diluncurkan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui telekonferensi dari Karawang, Jawa Barat. Di Papua Barat, kegiatan ini turut dilaksanakan secara hybrid dari Aula Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, dengan kehadiran berbagai pemangku kepentingan.
Baznas Provinsi Papua Barat menjadi mitra pertama yang mengambil peran sebagai orang tua asuh bagi anak stunting di wilayah tersebut. Komitmen ini ditandai dengan penyerahan bantuan nutrisi yang akan dikelola bersama Tim Pendamping Keluarga di tingkat distrik Masni.
Turut menjadi orang tua asuh dalam program ini adalah Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, S.Sos., M.Si., yang memberikan bantuan tipe N1 berupa nutrisi selama 6 bulan kepada seorang ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Selain itu, Sekretaris Perwakilan BKKBN Papua Barat, Yahya Richard Rumbino, S.IP., M.Si., juga mengambil peran yang sama dengan tipe bantuan serupa untuk ibu hamil KEK lainnya.
Sebagai langkah inspiratif di tingkat lapangan, Bapak Sugianto, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Distrik Masni, menjadi orang tua asuh bagi dua balita stunting dari keluarga berisiko di distrik tersebut. Bantuan berupa makanan tambahan (PMT) akan diberikan selama 3 bulan, yang pelaksanaannya dikelola oleh Tim Pendamping Keluarga Distrik Masni.
Dalam kegiatan ini, Penjabat Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Koordinator Satgas Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Provinsi Papua Barat memberikan sambutan dan arahan. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Kepala DP3AKB Kabupaten Manokwari, jajaran Tim Pendamping Keluarga (TPK), Kepala Kampung Distrik Masni, serta Ketua Tim di Perwakilan BKKBN Papua Barat.
Kick-off Program GENTING ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan generasi bebas stunting melalui kolaborasi multipihak, dengan menekankan pentingnya intervensi berbasis keluarga.
BERITA06/12/2024 | Markom Papua Barat [SM]
MONEV Rumah Layak Huni BAZNAS [RLHB] Baznas Papua Barat di WARPRAMASI
Manokwari, 30 November 2024 - BAZNAS Provinsi Papua Barat melakukan monitoring dan evaluasi sekaligus pencairan dana RLHB Baznas untuk tahap pertama gelombang ketiga serta serah terima RLHB Baznas yang sudah layak huni. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan rumah tinggal yang diberikan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan terbagi dua tim yaitu Tim Pertama yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Papua Barat melakukan serah terima RLHB Baznas kepada 8 mustahik penerima manfaat. Sementara Tim Kedua dipimpin langsung oleh penanggungjawab RLHB Nur Asidiq melakukan pencairan dana untuk 9 mustahik sebagai penerima manfaat.
Survei melibatkan tim BAZNAS Papua Barat yang turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi calon penerima bantuan. Kegiatan ini dilakukan di beberapa kampung di WARPRAMASI Kabupaten Manokwari. Program bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) ini merupakan program BAZNAS pusat yang bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Papua Barat. Total bantuan RLHB untuk Papua Barat berjumlah 46 unit, terdiri atas 31 Unit BAZNAS Provinsi Papua Barat, Kabupaten Kaimana 5 unit, Kabupaten Bintuni 5 unit dan Kabupaten Manokwari Selatan 5 unit.
RLHB Baznas diperuntukan bagi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan agar memiliki tempat tinggal yang layak dan sehat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima bantuan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik, ujar Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat H. Ali Mustofa.
BERITA30/11/2024 | Markom BAZNAS Papua Barat
MEMAHAMI APA ITU ZAKAT
Zakat adalah salah satu dari lima pilar utama dalam agama Islam dan merupakan kewajiban keuangan yang dikenakan kepada umat Muslim yang mampu untuk membersihkan harta seseorang dari sifat-sifat negatif seperti kekikiran, keserakahan, dan lainnya.
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu. Perintah zakat termasuk dalam Al-Qur’an & Hadits yang tujuan utamanya adalah untuk membersihkan harta, menumbuhkan solidaritas, dan mengurangi kesenjangan ekonomi dalam masyarakat.
Zakat sering kali menyoroti perannya dalam mengatasi kemiskinan. Dana zakat yang terkumpul dari umat Islam dapat di gunakan untuk membantu masyarakat miskin, menyediakan akses pendidikan, bantuan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi bagi mereka yang kurang mampu.
Adapun 8 golongan asnaf yang berhak menerima zakat antara lain :
1. Fakir adalah kadar kemampuan yang rendah dari seseorang baik dalam bentuk harta maupun jasmani.
2. Miskin adalah seseorag yang memiliki rezeki yang cukup untuk memenuhi kebutuhan akan tetap masih kekurangan.
3. Amil adalah orang-orang yang berpartisipasi & mengurus proses terselenggaranya zakat mulai dari penerimaan sampai penyalurannya.
4. Muallaf adalah orang yang baru memeluk agama islam.
5. Riqab/Hamba Sahaya adalah korban perdagangan manusia pihak yang di tawan oleh musuh Islam serta orang yang terjajah dan teraniaya.
6. Gharimin adalah orang yang terjerat hutang karena bertahan hidup.
7. Fisabilillah adalah orang-orang yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan seperti dakwah, jihad & sebagainya.
8. Ibnu Sabil adalah orang yang sedang dalam perjalanan untuk ketaatan kepada Allah dan kehabisan biaya.
Lembaga zakat di berbagai negara muslim juga bekerja sama dengan pemerintah & lembaga sosial lainnya untuk memastikan bahwa distribusi zakat tepat sasaran, salah satunya adalah BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Papua Barat, dimana zakat yang dikelola secara profesional dan transparan. Dampaknya akan memberikan lebih besar dalam membangun kesejahteran sosial.
Selain itu, zakat juga sering menyoroti pentingnya pemahaman dan kesadaran umat muslim untuk membayar zakat dengan penuh tanggung jawab. Dengan meningkatnya kesadaran berzakat, diharapkan lebih banyak orang yang terbantu. Zakat bukan saja hanya sebagai kewajiban dalam agama, tetapi juga instrument sosial dan ekonomi yang dapat membantu membangun masyarakat yang lebih sejahtera, adil dan harmonis.
BERITA14/11/2024 | markomBAZNASpapuabarat
Pencairan Dana RLHB BAZNAS Tahap Pertama Gelombang Kedua
Manokwari, 09 November 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat menyalurkan bantuan dana Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) tahap pertama gelombang ke-2 yang tersebar di wilayah Masni, penyerahan dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat yang di saksikan langsung oleh Kepala Desa dan Mitra Pelaksana (UPZ). Bantuan diserahkan untuk 6 kepala keluarga dengan jumlah 6 unit rumah tidak layak huni. Masing-masing penerima peroleh Rp. 25.000.000,- yang terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama pencairan sebesar Rp. 15.000.000 sesuai aturan yang di peruntukan biaya material hingga pembangunan mencapai 50%, sementara pencairan tahap kedua dilakukan setelah pembangunan/rehab mencapai 70%.
Tujuan pelaksanaan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) untuk meningkatkan kualitas rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni, meningkatkan kenyamanan penerima manfaat, menumbuhkan nilai-nilai kegotong-royongan, partisipasi dan kepedulian warga masyarakat setempat.
Adapun kriteria dan persyaratan penerima manfaat Program Rumah Layak Huni adalah dinding/atap dalam kondisi rusak/lapuk yang dapat membahayakan penghuni dan lantai terbuat dari tanah/semen dalam kondisi rusak. Sedangkan syarat yang harus di penuhi calon penerima program adalah harus memiliki kartu identitas diri, fakir miskin, memiliki rumah di atas tanah sendiri dan di buktikan dengan sertifikat, akta jual beli, surat keterangan bebas sengketa dan belum pernah menerima bantuan perbaikan rumah sejenis dari Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah.
BERITA09/11/2024 | markomBAZNASpapuabarat
BAZNAS Papua Barat, Pendistribusian Tak Sebanding dengan Penghimpunan
Manokwari, 05 November 2024 - Baznas Papua Barat mungkin agak berbeda dari baznas lainnya di Indonesai. Perbedaan ini bisa dilihat dari jumlah pendistribusian zakat dan peghimpunan yang dicapai Baznas. Dalam setahun, pengumpulan zakat, infak dan sedekah antara 400 hingga 500 juta. Sementara untuk pendistribusian dan pendayagunaannya sampai milyaran rupiah. “ Untuk tahun 2022 jumlah penyaluran sebesar 1,5 milyar, tahun 2023 sebanyak 1,9 m dan tahun ini mencapai 2,5 milyar,” rinci Lilik.
Fakta ini dungkap Wakil Ketua II Bidang Penduistribusian Baznas Provinsi Papua Barat, Lilik Fajar, kepada para ASN muslim di lingkungan kantor BKKBN Provinsi, Selasa 4/11. Lilik mengakui pendistribusian dan pendayagunaan ini begitu besar karena adanya kolaborasi program dengan Baznas pusat. “Klaau hanya mengandalkan pengumpulan Baznas Provinsi, program yang ada tak banyak menyentuh kaum duafa di daerah ini Karena itu kami melakukan lobi ke Baznas pusat agar bisa membagi program ke provinsi. Alhamdulikan sejumlah progam disetujui,” ujar Lilik.
Namun, kata Lilik, sinergi program ini tidak mudah. Persyaratan yang ditetapkan baznas pusat cukup ketat, detail dan harus tepat waktu. “Dengan berbagai pertimbangan dan boleh dibilang nekat, kami menjalankan dan mengikuti semua porsedur yang diminta,” ujar Lilik. Alhasil, semua program kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik Di antaranya program beras fitrah, kurban berdayakan desa, RLHB dan Zmart. Hal ini kemudian yang membuat Baznas pusat percaya kepada Baznas Papua Barat untuk melanjutkan program mereka.
Lilik berharap kerja sama program dengan baznas pusat ini terus terbangun. Dengan demikian kebermanfaatan zakat lebih luas dan banyak menyentuh kaum duafa maupun mereka yang membutuhkan. “Tapi tentu lebih bagus lagi kalau penghimpunan zakat di baznas provinsi dari waktu ke waktu terus meningkat,” kata Lilik penuh harap. [kbs]
BERITA05/11/2024 | MarkomBAZNASPABAR
Baznas Selesaikan Rumah Layak Huni Hanya Tiga Minggu
Manokwari, 04 November 2024 - Baznas Papua Barat dalam melaksanakan program rumah layakk huni terbilang cepat. Betapa tidak, hanya dalam waktu tiga minggu, rumah layak huni yang berlokasi di Kreney Prafi Barat bisa rampung seratus persen. Hal ini disampaikan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Baznas PB, Lilik Fajar Setiawan saat sosialisasi di kantor BKKBN Provinsi Papua Barat.
Menurut Lilik proses pembangunan rumah bagi kaum duafa ini lebih cepat dari waktu yang ditargetkan, yakni dua bulan. Ini bisa terjadi karena dalam menjalankan program ini baznas sejak awal menggunakan konsep pelibatan. “Kami koordinasi dengan para pemangku kepentingan, mulai kepala distrik, kepala kampung, hingga ketua RT. Bahkan warga sekitar dan keluarga penerima manfaat, kami memberikan kesempatan untuk mengambil bagian,” ungkap : Lilik Fajar Setyawan.
Dalam membangun, kata Llik F. Setyawan, warga gotong royong sampai puluhan orang. Mulai dari pembuatan pondasi, rangka, dinding, hingga atap. “Makanya cepat selesai dan bisa ditempati,” tandas Lilik. Padahal, kata dia, satu unit rumah anggarannya hanya 25 juta rupiah. Dana sebesar itu untuk di Papua Barat dengan tingkat kemahalan yang cukup tinggi tentu berat.
Meski demikian, dengan segala keterbatasan baik personil dan kondisi di lapangan, Baznas dapat melaksanan program ini dengan cukup memuaskan, termasuk laporannya. Itu pula yang membuat baznas pusat tiga tahun berturut turut memberikan program rumah layak huni kepada Baznas Papua Barat. “Bahkah, tahun 2024 ini sebanyak 57 unit dari tahun sebelumnya yang hanya 24 unit, “ ujar Lilik dengan rasa syukur.
Lilik berharap apa yang disampaikan dalam sosialisasi program RLHB juga program lainnya kepada para ASN di lingkungan BKKBN, dapat membuat mereka lebih faham tentamg baznas dan muncul kepercaayan untuk menunaikan zakatnya di lembaga pemerintah non stuktural ini [kbs]
BERITA05/11/2024 | MarkomBAZNASPABAR
BAZNAS Papua Barat Sosialisasi ZIS, Kelembagaan dan Program BAZNAS di Lingkungan Perwakilan BKKBN Papua Barat
Manokwari, 04 November 2024 - BAZNAS Provinsi Papua Barat melakukan kunjungan dan silaturahmi ke BKKBN Papua Barat pada Senin, 4 November 2024. Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi zakat, kelembagaan dan pengenalan program-program BAZNAS Provinsi Papua Barat.
Sosialisasi ini diikuti oleh pimpinan dan staf ASN muslim BKKBN. Sosialisasi ini mendapat sambutan dengan baik. “sebagai informasi disampaikan bahwa staf yang muslim untuk mengikuti sosialisasi pada hari ini berjumlah 18 orang, dengan harapan bisa memberikan pencerahan bagi staf ASN muslim yang ada di Kantor Perwakilan BKKBN”, sambut Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat Philmona Maria Yarollo.
Sosialisasi ZIS, Kelembagaan dan program BAZNAS disampaikan oleh pimpinan BAZNAS Provinsi Papua Barat. Terkait ZIS disampaikan oleh Sali Pelu Bidang Pengumpulan, Bidang Pendistribusian dan pendayaguaan oleh Lilik Fajar Setyawan, sementara kelembagaan disampaikan oleh ketua BAZNAS H. Ali Mustofa.
Harapan dari silaturahmi ini dimana kedepannya akan segera didorong untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berada di lingkungan BKKBN Papua Barat hal ini guna mengoptimalkan pengelolaan zakat di instansi tersebut.
BERITA04/11/2024 | MarkomBAZNASPABAR
Kegiatan Pendampingan Intensif Program ZMart oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat
Manokwari, 05 November 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat mendorong peningkatan omzet usaha mustahik binaan melalui program ZMart. BAZNAS Provinsi Papua Barat secara rutin melakukan monitoring sekaligus pendampingan dan sharing program ZMart sehingga omzet saudagar ZMart dapat stabil dan meningkat.
Pendampingan Intensif dilakukan BAZNAS sebagai bentuk penyampaian materi-materi hingga diskusi dan tukar pikiran terkait berbagai permasalahan serta perkembangan usaha warung ZMart yang dijalani mustahik.
Materi Pertama yang dibawakan pada minggu ini yaitu penilaian potensi barang terjual yang membahas mengenai problematika UKM yang begitu beragam, perlu nya intropeksi dari sahabat UKM untuk mengetahui apa masalah utama yang menghambat perkembangan usahanya, misalnya, "usaha sudah berjalan cukup lama, nih, tapi kok penjualan begini begini aja, ya?". atau "pakai media sosial sudah, punya toko online sudah, tapi mengapa target kenaikan omset penjualan selalu meleset?". tentunya sebagaia pelaku usaha perlu memahami bagaimana bisa memperluas pasar. Dalam materi ini telah dijelaskan oleh pendamping ZMart BAZNAS Provinsi Papua Barat.
Untuk materi yang kedua yaitu mengenai Estetika Display Produk, dalam materi ini akan dijelaskan mengapa diperlukannya penataan barang dagangan, salah satu alasannya adalah karena jumlah pencapaian penjualan mencerminkan dampak dari program penataan barang yang dilakukan. pelaku usaha harus yakin bahwa dengan penataan barang yang baik (terencana-terorganisir, kreatif, informatif dan komunikatif) maka akan menghasilkan panjualan yang maksimal, dengan penataan barang yang baik, memudahkan konsumen menentukan barang yang dicari serta menciptakan suasana nyaman dalam bebelanja.
Kegiatan Pendampingan Intensif Program ZMart ini akan dilakukan secara rutin oleh BAZNAS Provinsi Papua Barat.
BERITA03/11/2024 | MarkomBAZNASPABAR
BAZNAS Papua Barat Mengadakan Pelatihan training of trainers [TOT] Bahasa Isyarat Membaca Al Qur'an
Manokwari, 29 Oktober 2024 - Bahasa Isyarat bahasa yang mengutamakan komunikasi manual, bahasa tubuh dan bahasa gerak bibir. Bahasa isyarat merupakan bahasa yang digunakan oleh komunitas tuli untuk berkomunikasi. Tidak hanya itu, bahasa isyarat juga merupakan alat bagi penggunanya untuk mengidentifikasi diri dan memperoleh informasi. Seperti halnya bahasa isyarat khusus diperlukan guru untuk berkomunikasi dan mengajarkan huruf-huruf Arab agar anak didik dapat membaca Al Quran sesuai dengan tajwid.
Hal ini menjadi bagian penting guna melatih para guru SLB, Ngaji [TPQ], Pondok pasantren dalam melatih bahasa isyarat yang digunakan untuk membaca al qur’an dengan keterbatasan bagi penyandang tuna rungu dan wicara.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Papua Barat melakukan pelatihan training of trainers (ToT) bahasa isyarat membaca Al Quran kepada guru atau tenaga pendidik bagi penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara. Pelatihan TOT ini menghadirkan narasumber dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran (LPMQ) dan Sahabat Tuli sebanyak dua orang.
Wakil Ketua II Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Papua Barat Lilik Fajar Setyawan mengatakan, pelatihan training of trainers (ToT) melibatkan guru sekolah luar biasa (SLB), Pengasuh pondok pesantren, dan guru taman pengajian Quran (TPQ). "Total tenaga pengajar 20 orang dari tiga kabupaten diantaranya Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, dan Kabupaten Sorong," pungkasnya. Tujuannya agar tenaga pengajar mampu mengajari anak-anak penyandang disabilitas tuna rungu dan wicara bisa membaca Al Quran dengan baik sesuai dengan kaidah yang benar.
BERITA29/10/2024 | MarkomBAZNASPABAR
Pj. Gubernur Papua Barat: BAZNAS Perlu Meningkatkan Literasi dan Regulasi Zakat
Manokwari, 28 Oktober 2024 - Pj Gubernur Papua Barat, Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.Tp dalam sambutannya di Rakorda BAZNAS, menekankan pentingnya peningkatan literasi dan regulasi terkait zakat. Ia mengajak masyarakat untuk lebih memahami kewajiban berzakat dan mengajak ASN maupun pelaku usaha di Papua Barat agar turut berkontribusi. "Zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial untuk kesejahteraan bersama," ujarnya.
Akan tetapi kesadaran akan zakat harus dibangun tanpa paksaan, melalui edukasi dan pemahaman yang mendalam sehingga menumbuhkembagkan dalam keharmonisan dan kasih sayang tanpa memandang agama, sukunya.
Ali Baham juga menyampaikan bahwa zakat yang dibayar di Papua Barat harus dikelola dan didistribusikan di wilayah tersebut agar dampaknya lebih terasa bagi masyarakat lokal. “Sering kali orang berpikir untuk mengirim zakat ke kampung halamannya, tapi lupa bahwa daerah ini juga membutuhkan,” tegasnya.
Ia juga mendorong BAZNAS untuk menyusun regulasi yang jelas agar zakat dari ASN dan pelaku usaha bisa dipotong langsung dari penghasilan mereka, seperti halnya pajak.
Literasi zakat perlu ditingkatkan agar setiap orang memahami manfaat jangka panjangnya," jelasnya. Ia berharap program BAZNAS bisa terus berkembang dan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Papua Barat tanpa memandang latar belakang agama.
BERITA28/10/2024 | MarkomBAZNASPABAR
BAZNAS Papua Barat Launching Zmart di RAKORDA Se Papua Barat 2024
Manokwari, 28 Oktober 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat berupaya berkolaborasi dengan BAZNAS RI dalam mengembangkan ekonomi masyarakat melalui program Zmart yang ditujukan kepada mustahik atau orang yang berhak menerima zakat.
Penanggungjawab program Zmart yang juga sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Papua Barat Lilik Fajar Setyawan, menjelaskan program ZMart merupakan program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk usaha ritel mikro sebagai upaya meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha untuk mengatasi kemiskinan. "Pada program ini Zmart telah memberikan bantuan sebanyak 60 mustahik sebagai penerima manfaat yang memiliki kios yang tersebar di Kabupaten Manokwari,"
Pada pemaparannya mengatakan, program Zmart tersebut di mana BAZNAS memberikan bantuan modal usaha sebesar 7,5 juta rupiah di masing-masing penerima manfaat sehingga total bantuan yang diberikan berjumlah 450 juta rupiah yang berasal dari zakat yang dikelola oleh BAZNAS.
Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan dalam bentuk sarana prasarana dan barang dagangan. Untuk bantuan 3,5 juta rupiah digunakan untuk sarana prasarana seperti pembuatan papan nama kios dan bantuan berupa rak sementara 4 juta rupiah digunakan sebagai modal usaha dalam bentuk barang dagangan yang dibutuhkan.
"Setiap pedagang atau pemilik kios tentu mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Di mana setiap orang mendaftarkan kebutuhan belanja senilai 4 juta rupiah kemudian disediakan barang yang mereka butuhkan," ujarnya.
Lilik F. Setyawan juga mengatakan, program ZMart dicetuskan BAZNAS agar ekonomi pedagang kecil terus berkembang dan mempunyai daya saing terhadap ritel atau pengusaha yang lebih besar.
Melalui program tersebut, BAZNAS juga berupaya agar penerima manfaat mempunyai kemandirian usaha setelah diberi bantuan modal dan mereka diberi pendampingan untuk menjalankan usahanya.
BERITA28/10/2024 | MarkomBAZNASPABAR
RAKORDA Se-Provinsi Papua Barat di Titik Beratkan pada Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia
Manokwari, 28 Oktober 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat melakukan upaya penguatan kelembagaan dengan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Papua Barat tersebut untuk provinsi setempat. RAKORDA dilaksanakan di Hotel Valdos Manokwari, pada Senin 28 Oktober 2024.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Papua Barat, H. Ali Mustofa pada kesempatan, mengatakan RAKORDA sebagai upaya membentuk lembaga BAZNAS yang dimulai dari tingkat kabupaten untuk menjadi lebih optimal, baik, akuntabel, dan transparan."BAZNAS memiliki sistem yang dibangun dari pusat, sehingga literasi tentang sistem BAZNAS harus terus disosialisasikan guna membuat lembaga ini lebih baik," ujarnya.Melalui RAKORDA, BAZNAS Provinsi Papua Barat tidak hanya mengundang BAZNAS tingkat kabupaten/kota tetapi juga lembaga terkait yang berhubungan lansung dengan BAZNAS di antaranya Kementerian Agama (Kemenag) tingkat kabupaten dan LAZ Tingkat provinsi. Tujuannya agar Kemenag dapat mendorong terbentuknya BAZNAS di setiap kabupaten. "Dari ketujuh kabupaten di Provinsi Papua Barat, baru tiga kabupaten yaitu Kaimana, Teluk Bintuni, dan Manokwari Selatan (Mansel) yang sudah memiliki BAZNAS. Sedangkan Fakfak masih proses rekrutmen, Manokwari baru selesai verifikasi faktual, Teluk Wondama belum ada BAZNAS definitif dan Pegunungan Arfak tidak ada BAZNAS masih dalam bentuk UPZ dan populasi umat Muslim di sana sedikit," ujarnya.Pada RAKORDA ini BAZNAS Provinsi Papua Barat juga mengundang BAZNAS Provinsi Papua Barat Daya dan kabupaten/kota dikarenakan masih membawahi wilayah tersebut. Namun, untuk wilayah Papua Barat hanya sebatas koordinasi karena jika Kemenag sudah mempunyai kantor wilayah sendiri di Papua Barat Daya maka otomatis BAZNAS Provinsi Papua Barat Daya akan terbentuk.Sementara itu Penjabat Gubernur Papua Barat Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.TP mengatakan "keberadaan BAZNAS Provinsi Papua Barat maupun di kabupaten mempunyai peran yang penting dan strategis untuk menyalurkan zakat. Sebab zakat merupakan salah satu rukun Islam, yang wajib dikeluarkan untuk dapat memberikan rasa peduli terhadap sesama", ujarnya. "Hal ini penting sebab memiliki peran untuk mewujudkan keadilan sosial dan kasih sayang. Dengan zakat pula bisa membantu orang lain yang tidak mampu sehingga zakat menjadi potensi untuk mengentaskan kemiskinan yang ada di Papua Barat" tambahnya.Pada kesempatan ini, penjabat gubernur meminta kepada BAZNAS Provinsi Papua Barat untuk segera menyusun strategi tentang literasi zakat. Semakin banyak masyarakat memahami zakat maka kemiskinan akan semakin berkurang," ujarnya.
Oleh karena itu, peran BAZNAS Provinsi Papua Barat sebagai koordinasi dapat memberikan kepercayaan bagi umat untuk tetap mensosialisasikan terkait program yang menjadi unggulan BAZNAS yaitu BAZNAS Papua Barat Cerdas [pendidikan], Papua Barat Sehat [kesehatan], Papua Barat Makmur [ekonomi], Papua Barat Peduli [kemanusiaan], Papua Barat Taqwa [dakwah dan advokasi].
BERITA28/10/2024 | MarkomBAZNASPABAR
Pelatihan Aplikasi SIMBA BAZNAS Se-Provisi Papua Barat
Manokwari, 28 Oktober 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat mengadakan Pelatihan Sistem Manajemen BAZNAS (SiMBA) bagi BAZNAS Se-Provinsi Papua Barat. Kegiatan pelatihan berlangsung di Valdos Hotel, jl. Trikorawosi, Manokwari. Berlangsung selama 3 Hari. Mulai pada tanggal 28 sampai dengan 30 Oktober 2024.
Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Pelaporan Bapak Ir.Sigit Darmawanto M.Sc menyampaikan "SiMBA merupakan fasilitas yang sangat penting untuk manajemen BAZNAS dengan penguasaan SiMBA yang Update dan operator yang kompeten memberi kenyamanan dan kepercayaan muzaki yang optimal."
Bersamaan dengan kegiatan RAKORDA BAZNAS Provinsi Papua Barat mengadakan Pelatihan SiMBA dengan aplikasi ini pencatatan aktivitas pengelola zakat nasional yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, SIMBA menawarkan otomatisasi yang akan memudahkan para pengelola zakat dalam melaporkan hasil dari aktivitas mereka yang dalam kesehariannya sudah menggunakan SIMBA.
Tujuan diadakannya pelatihan tersebut tidak lain agar kepatuhan terhadap regulasi zakat mulai dari undang-undang tentang pengelolaan zakat, peraturan pemerintah hingga peraturan BAZNAS khususnya Perbaznas Nomor 1 tahun 2023 tentang pelaporan menggunakan SiMBA dapat dilaksanakan dengan sebaiknya.
Instruktur pelatihan aplikasi SiMBA didatangkan langsung dari BAZNAS Pusat yang kompeten di bidangnya, yaitu Koordinator Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI, Dwi Riyanto dan tenaga pendukung Muhammad Sulthan Rafi.
BERITA28/10/2024 | MarkomBAZNASPABAR
BAZNAS Papua Barat Salurkan Bantuan Bea Siswa Di Hari Santri 2024
Cuaca pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 tidak menurunkan semangat para santri meskipun hujan rintik-rintik menyelimuti perayaan Hari Santri Nasional 2024, antusiasme ratusan santri dan masyarakat tak sedikit pun surut. Acara yang digelar penuh khidmat di Lapangan Persemasi Kampung Aimasi Distrik Prafi berjalan dengan baik.
Bertindak selaku inspektur upacara, Eko Syamsudin yang merupakan Ketua PCNU Kab. Manokwari. Dalam sambutannya, Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Himpunan Santri Manokwari sebagai penyelenggara kegiatan hari ini, atas kiprah dan pengabdiaanya dalam membangun masyarakat yang madani di manokwari dalam mensyiarkan nilai-nilai keagamaan yang terbingkai dalam kebersamaan.
Lebih lanjut Eko syamsudin mengatakan bahwa, tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional merujuk pada tercetusnya fatwa resolusi jihad yang berisi kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia oleh KH Hasyim Asy'ari pada Oktober 1945.
Pada kesempatan Ketua BAZNAS Papua Barat H. Ali Mustofa dalam sambutannya mengapresiasikan kepada para pemangku kepentingan pemerintah daerah kabupaten, guru pendidik dan pimpinan pondok pasantren dalam merayakan hari santri. Pada pelaksanaan hari santri BAZNAS Papua Barat telah merencanakan salah satu program besar berupa Papua Barat Cerdas, Sehat, Makmur, Peduli, Taqwa.
“Pemberian bea siswa diberikan bagi para santri yang berprestasi, santri Orang Asli Papua dan Santri yatim, ini merupakan salah satu program besar BAZNAS yaitu Papua Barat Cerdas”, pungkasnya.
Turut hadir dalam perayaan hari santri tahun 2024 diantaranya KH. Abdul Kholid Buchory selaku pengasuh Pondok Pasantren SP3 Salafiyah, PJ. Gubernur Papua Barat /yang mewakili, Plt. Bupati Manokwari/yang mewakili, Kepala kantor Kementerian Agama kab. Manokwari, Anggota DPRD Kab. Manokwari, Ketua BKPRMI, Ketua Baznas Papua Barat, Kepala Distrik , kepala Kampung Se Wapramasi, Ketua PHBI Manokwari, Ketua PCNU Kab. Manokwari, Kepala KUA Se Wapramasi, Kapolsek, Danramil dan Tokoh Masyarat.
Acara diakhiri dengan penyaluran 32 bantuan berupa uang tunai dari Baznas Provinsi Papua Barat yang terbagi dalam 3 kategori, yakni santri berprestasi, yatim dan santri muslim papua.yang diserahkan langsung oleh tamu undangan.
BERITA22/10/2024 | MarkomBAZNASPABAR
Monitoring dan Evaluasi RLHB BAZNAS di Dataran WARPRAMASI Kabupaten Manokwari
Manokwari, 16 Oktober 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua Barat melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Yang langsung dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan bapak Lilik Fajar Setyawan yang didampingi penanggungjawab lapangan Nur Asidiq, Selasa 16 Oktober 2024.
Program RLHB adalah salah satu program unggulan BAZNAS RI bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Papua Barat untuk memberikan bantuan pembangunan atau renovasi rumah layak huni kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan ini, pendamping lapangan menjelaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi dalam memastikan efektivitas dan efisiensi program-program yang dilaksanakan. Hal ini untuk mengetahui seberapa presen yang sudah dilakukan oleh penerima manfaat tersebut.
“Jadi monev ini bertujuan untuk memastikan bahwa dana zakat yang digunakan dengan pembagian pertahap dapat dengan baik dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat penerima manfaat, terutama yang telah disalurkan dalam program, harus terus berlanjut.” Pungkasnya.
Secara keseluruhan monitoring dan evaluasi dilakukan pada 13 titik di daerah Warmare, Prafi, Masni dan Sidey [WARPRAMASI] dengan total pembagunan renovasi sebanyak 13 rumah di tahap pertama.
"secara pribadi dan keluarga sangat berterima kasih kepada muzaki yang telah menyalurkan zakatnya ke baznas, sebab kami bisa mendapatkan kesempatan untuk merasakan manfaat zakat, sehingga kami bisa menempati Rumah Layak Huni BAZNAS ini, Semoga Allah SWT, membalas dengan kebaikan yang luar biasa, Aamiin", ujar bapak Untung Hidayat, sebagai ucapan terima kasih kepada baznas provinsi papua barat. [DK]
BERITA16/10/2024 | MarkomBAZNASPABAR
BAZNAS Papua Barat Menyalurkan 350 unit Daging Kaleng Kurban bagi 70 Keluarga Miskin
Badan Amil Zakat Nasional [BAZNAS] Provinsi Papua Barat diberikan kepercayaan BAZNAS RI untuk mendistribusikan daging kurban olahan yang dikemas dalam bentuk kaleng, hal ini untuk memudahkan dalam proses pendistribusian daging pada Hari Raya Idul Adha yang sudah dilakukan sebelumnya. Pengemasan ini jadi salah satu alternatif selain pendistribusian daging seperti biasa, karena daging kurban kaleng bisa dikirim ke daerah yang sulit terjangkau atau lokasi bencana yang membutuhkan penanganan khusus.
BAZNAS Papua Barat melalui bidang pendistribusian melakukan pembagian daging kaleng kurban yang akan di distribusikan pada wilayah WARPRAMASI [Warmare, Prafi, Masni dan Sidey]. Penyaluran daging dalam bentuk kemasan untuk 70 Kepala Keluarga yang tinggal di desa di wilayah Kabupaten Manokwari.
BAZNAS RI mendistribusikan daging kaleng kurban kemasan tersebut ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk BAZNAS Provinsi Papua Barat. Dalam penyalurannya, BAZNAS RI bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota dimana setiap keluarga mendapatkan 4 kaleng daging kemasan. BAZNAS Provinsi Papua Barat berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk konsumsi rumah tangga.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Bersama, kita terus menjalin kepedulian dan berbagi berkah.
BAZNAS Papua Barat “Maju Terus, Terus Maju” untuk kepedulian sesama dalam berbagi dan menjalin silaturahim.
BERITA14/10/2024 | Markom Papua Barat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Papua Barat.
Lihat Daftar Rekening →